4 Pilar Sukses, Bupati Solok Sampaikan Nota Pengantar RAPBD Tahun Anggaran 2021

bupati
Bupati Solok serahkan Nota Pengantar RAPBD 2021 kepada Wakil Ketua DPRD
Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok menyampaikan Nota Pengantar RAPBD Tahun Anggaran 2021 di hadapan Rapat Paripurna  DPRD Kabupaten Solok, Senin  (26/10) di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Arosuka.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Lucki Efendi ini diikuti oleh  Bupati Gusmal, Sekda Aswirman, Anggota DPRD, Forkopimda, Sekwan Suharmen, dan Kepala SKPD Pemkab Solok.

“Tahun 2021 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana  Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Solok Tahun 2016-2021,” ujar Bupati Solok, H. Gusmal.

Tahun 2021 merupakan tahun untuk mngevaluasi capaian keberhasilan bagi Pemerintah dalam mewujudkan visi “Terwujudnya masyarakat Kabupaten Solok yang maju dan mandiri menuju kehidupan Masyarakat madani dalam nuansa Adat basandi Syara’,syara’ Basandi kitabullah yang disimpulkan sebagai 4 pilar pembangunan.

“Capaian pilar pendidikanlebih baik dari tahun ke tahun.  Hal ini dibuktikan dengan tingkat capaian indikator kinerja utama sektor pendidikan di Tahun 2019,” jelas Gusmal.

Capaian rata-rata lama sekolah, jelas Gusmal, meningkat dari 7,6 tahun pada tahun 2018 menjadi 7,84 tahun di tahun 2019. Kemudian angka Partisipasi Kasar  Pendidikan Anak Usia Dini meningkat dari 92,34% menjadi 105,41% di 2019. Begitu juga dengan Angka Partisipasi Kasar SD/MI / Paket A meningkat dari 102,24% menjadi 105,03% di Tahun 2019.

“Angka Partisipasi Kasar SMP/MTs/Paket B meningkat dari 73,64% menjadi 104,99% di Tahun 2019 dan Rata-rata Nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional tingkat SD/MI meningkat dari 70,62 menjadi 73,68 dan Untuk tingkat SMP/MTs meningkat  dari 48,71 menjadi 50,25 di tahun 2019,” papar Bupati.

Pilar Kesehatan pun, jelas Gusmal,  terjadi peningkatan. Terbukti dengan meningkatnya indeks Usia Harapan Masyarakat Kabupaten Solok dari 67,95 Tahun 2018 menjadi 68,34 Tahun di 2019.

“Kebutuhan sarana dan prasarana RSUD  dipenuhi, penambahan tenaga dokter spesialis, mencukupkan tenaga-tenaga pelayanan kesehatan,” ujar Gusmal.

Program KB (keluarga berencana) berhasil dengan baik. Ttahun 2018 pertumbahan penduduk berada pada angka 1,8% rmenjadi 0,98% di tahun 2019. Sedangkan untuk Indeks Kualitas Lingkungan Hidup mengalami peningkatan 79,59 menjadi 79,69 di Tahun 2019.

Sementara di bidang ekonomi kerakyatan, keberhasilan yang diraih yakni menekan jumlah pengangguran terbuka. Tahun 2018 berada pada tingkat 5, 92% menjadi 4,65% di Tahun 2019. Pertumbuhan ekonomi  Tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Solok berada pada angka 5,07%.  Pertumbuhan ekonomi diatas capaian Provinsi Sumatera Barat yang hanya berada pada angka 5,05%.

bupati“Angka kemiskinan berhasil ditekan, tahun 2018 sebesar 8,88% menjadi 7,98% di 2019, Penurunan angka kemiskinan merupakan kontribusi dari kerja keras bersama dalam fokus penganggaran berbasis kebutuhan masyarakat,” jelas Gusmal.

Lalu, pertumbuhan sektor Pertanian terlihat dari peningkatan PDRB dari 3.462 Miliyar di tahun 2018 menjadi 3.555 Miliyar di tahun 2019. Sedangkan untuk sektor Pariwisata, ditunjukkan dengan PDRB sektor akomodasi dan makan minum, dimana Tahun 2018 berada pada angka 74 Miliyar menjadi 82 Milliar di tahun 2019.

“Ini merupakan RAPBD terakhir yang kami sampaikan selaku Kepala Daerah, Kami berharap peran dan kontribusi kita semua tetap dan terus terjaga, untuk mendukung program-program pembangunan selanjutnya,” harap Bupati Gusmal, usai memaparkan berbagai keberhasilan selama lima tahun memimpin Kabupaten Solok. Wewe

Baca juga:

Facebook Comments

loading...