49 Tahun Kota Solok, Eksistensi Kota Beras Serambi Medinah

Solok, SuhaNews. Memperingati Hari Jadi Kota Solok ke 49, DPRD Kota Solok menggelar Rapat Paripurna di Gedung Kubuang Tigo Baleh Kota Solok, Senin (16/12).

Rapat Paripurna ini dihadiri Gubernur Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM M. Yani, SH, Wali Kota Solok Zul Elfian, SH, M.Si, Wakil Wali Kota Solok Reinier, ST, MM, Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, SE, 20 anggota DPRD Kota Solok, dan Walikota dan Wakil Walikota pada periode lalu, Wakil Ketua DPRD periode 2004 dan 2009, para Anggota Fokorpimda Kota Solok, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Solok, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat.

Wali Kota Solok Zul Elfian, SH, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan, selama 49 tahun Kota Solok telah menunjukan eksistensi dirinya sebagai Kota Beras Serambi Madinah, yang ditandai dengan berbagai terobosan terobosan bidang keagamaan.

“Melalui Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Solok yang ke-49 ini, sudah sepantasnyalah kita kembali bercermin diri untuk mengambil hikmah atas apa yang telah dilakukan dan dilalui selama ini. Cukup banyak hasil pembangunan yang telah kita nikmati bersama berkat kerjasama dan dukungan masyarakat, namun masih banyak pekerjaan dan tugas lain yang belum dapat diselesaikan dan memenuhi harapan seluruh masyarakat karena berbagai keterbatasan, kendala dan hambatan” ungkap Wako.

Lanjutnya ia mengungkapkan bahwa, Kota Solok tergolong menjadi Kota yang berhasil, dimana ditunjukan dari pembangunan yang indeksnya diatas rata-rata nasional dan provinsi.

“Serangkaian terobosan telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Solok bersama DPRD untuk menjadikan Solok sebagai Kota yang bertakwa dan sejahtera bagi masyarakatnya. Terobosan tersebut sejalan dengan visi Kota Solok yaitu ‘Terwujudnya Masyarakat Kota Solok yang Beriman, Bertaqwa, dan Sejahtera Menuju Kota Perdagangan, Jasa, serta Pendidikan yang Maju dan Modern’. Berbagai terobosan yang telah dilakukan dalam mewujudkan visi tersebut, mencakup aspek kehidupan beragama masyarakat Kota Solok,” tuturnya.

Tak hanya itu, Dalam capaian indikator makro, pertumbuhan ekonomi di Kota Solok tercatat 5,85 persen. Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 77,89 persen dan Angka Harapan Hidup 73,14 tahun. Indikator peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari menurunnya angka kemiskinan pada tahun 2016 sebesar 3.86% menjadi 3.30% pada tahun 2018. Pemerintah Kota Solok melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPKD), mendata, memverifikasi dan validasi langsung rumah tangga miskin by name by address berdasarkan hasil Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada 2015. Namun, semenjak tahun 2016 sampai akhir 2018, melalui intervensi penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi. Jumlah keluarga miskin tercatat telah dibawah 1 persen atau 0.98 persen saja dari jumlah penduduk sebanyak 73.614 jiwa yang meliputi 147 KK atau 720 jiwa.

Gubernur yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM M. Yani,SH berpesan bahwa Momentum peringatan HUT Kota Solok yang ke-49 ini harusnya menjadi makna evaluasi bagi kita semua. “Jangan jadikan event ini sebagai bentuk seremonial saja, momentum ini menunjukkan bahwa dinamika dalam membangun sebuah kota, adalah sebuah tantangan yang harus kita cermati bersama sebagai sebuah usaha untuk membangun Kota Solok menjadi lebih baik kedepannya” ucapnya.

Ia menambahkan “Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Solok ke – 49 ini, bukan bermaksud untuk bernostalgia dengan acara seremonial belaka melainkan mengandung makna yang lebih mendalam yaitu sebagai awal dan bermuara pada satu titik yang sama yaitu sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT, yang telah menganugerahkan nikmat, rahmat dan karuniaNya kepada kita warga masyarakat Kota Solok” ucapnya.

Sumber :  HumasPro_Kota Solok

Berita Terkait : 

HUT ke 49, Kota Solok Baralek Gadang

 

Facebook Comments

loading...