51 Peserta Ikut Tes Penyuluh Agama Islam di Kota Pariaman

Pariaman, SuhaNews. Sebanyak 51 orang Penyuluh Agama Non PNS Kankemenag Kota Pariaman mengikuti tes rekrutmen Penyuluh Agama yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia. Demikian juga halnya dengan Kankemenag Kota Pariaman yang juga mengikuti tes rekrutmen Penyuluh Agama yang diadakan di MIN 1 Pariaman Minggu (08/12).

Ketua Panitia yang juga Kasi Bimas Kankemenag Kota Pariaman melaporkan bahwa minat dan keinginan masyarakat cukup antusias megikuti tes rekrutmen Penyuluh Agama ini. Hal ini dapat dilihat dari melebihnya kuota yang dibutuhkan.

“Untuk Kota Pariaman kuota yang dibutuhkan 24 orang sementara yang ikut mendaftar 51 orang. Jadi akan tersisih separoh dari peserta yang ikut mendaftar”, ujar Syaiful.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman H.Muhammad Nur dalam sambutannya berujar bahwa pelaksanaan tes rekrutmen Penyuluh Agama ini sesuai dengan juklak dan juknis yang diturunkan oleh Kakanwil.

“Peserta yang mengikuti tes rekrutmen Penyuluh Agama ini telah mengikuti proses yang telah ditetapkan sesuai dengan mekanisme yang ada dengan harapan semoga akan terjaring Penyuluh Agama yang handal dan profesional”, ujar M.Nur.

Pada kesempatan ini M.Nur berpesan agar mengikuti tes ini dengan sebaik-baiknya dan serius, selamat berjuang semoga sukses, tutup M.Nur lagi.

Hal senada juga disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Sumbar yang diwakili oleh Yosef Chairul (Kasi Pontren) dalam amanahnya menegaskan bahwa pengangkatan Penyuluh Agama Non PNS kali ini untuk periode lima tahun yaitu 2019 s/d 2024 dan ini dilaksanakan serentak seluruh Indonesia.

“Penyuluh Agama merupakan corongnya Kementerian Agama yang menjadi garda terdepan di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu ikutilah ujian ini dengan sungguh-sungguh dan seksama semoga nanti akan terpilih Penyuluh yang betul-betul teruji dan mumpuni dan mengerti dengan tupoksi dan tanggung jawab sebagai Penyuluh Agama Islam”, terang Yosef.

Pelaksanaan ujian dan tes ini berlangsung dua tahap, yaitu tes tertulis dan setelah itu dilanjutkan dengan tes wawancara.

Reporter : Rita editor : Moentjak

 

Facebook Comments

loading...