MTsN 11 Agam Gelar Pembukaan P5RA Tema III KL” Tradisi Malamang dan Eksebisi Pakaian Adat Minangkabau

Tanjung Raya, SuhaNews – MTsN 11 Agam Gelar Pembukaan P5RA Tema III KL” Tradisi Malamang dan Eksebisi Pakaian Adat Minangkabau. MTsN 11 Agam Memulai kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alaamin (P5RA) dengan tema III “Kearifan Lokal”, Kamis (9/1). Berlangsung di lapangan MTsN 11 Agam.

Mengangkat Sub tema ” Tradisi Malamang dan Eksebisi Pakaian Adat Minangkabau” kegiatan dibuka langsung oleh Kepala MTsN 11 Agam Ali Mutasar.

Dalam sambutannya Ali manyampaikan bahwa kegiatan tema III merupakan untuk penanaman nilai karakter dan pelestarian budaya adat . “Tema ketiga kali ini yaitu Kearifan lokal. Dengan Sub tema, Tradisi Malamang dan Ekspedisi Pakaian Adat. Ini projek ketiga yang akan kita laksanakan di semester genap ini.

MTsN 11 Agam Gelar Pembukaan P5RA Tema III KL" Tradisi Malamang dan Eksebisi Pakaian Adat Minangkabau

Diangkat tema ini, karena selain menjadi ciri khas Minangkabau yang harus dipertahankan dan dilestarikan. Dalam P5RA kegiatan tema III akan menjadi Penanaman nilai karakter disiplin, tanggung jawab dan kerja sama serta kekompakan bagi peserta didik”. Ungkap Ali.

Untuk pengenalan dan penjelasan tentang malamang kepada peserta didik. Pemateri disampaikan oleh Tiwi Hartati, Guru Seni Budaya MTsN 11 Agam. Tiwi Memaparkan terkait pengertian, bahan hingga langkah pembuatan serta filosofi dari Malamang.

“Dalam pembuatan lamang butuh sabar dan kerja sama yang baik agar lamang berhail dibuat. Banyak filosofi malamang yang berkaitan dengan kehidupan kita. Seperti kerja sama dan Gotong royong salah satunya.

Dari awal sampai akhir membutuhkan waktu yang lama pada proses pembuatannya. Semua harus harmonis dan selaras. Dari penggunaan dan takaran bahan yang di campur”. Jelas Tiwi.

MTsN 11 Agam Gelar Pembukaan P5RA Tema III KL" Tradisi Malamang dan Eksebisi Pakaian Adat Minangkabau

Setelah penyampaian materi, Rangkaian kegiatan ditutup dengan permainan mencari “Harta Karun tersembunyi” yaitu mencari potongan langkah-langkah pembuatan Malamang. Setiap kelas dari total 11 kelas, seluruh peserta didik mencari potongan langkah-langkah pembuatan lamang yang di sebar di lingkungan madrasah secara acak.

BACA JUGA  Pencak silat MTsN 11 Agam Raih Medali Emas dan Perunggu Ajang Sirkuit II se-Sumatera

Setelah berhasil mengumpulkan potongan kertas. Bersama fasilitator peserta didik akan menyusun potongan langkah pembuatan lamang menjadi langkah-langkah pembuatan lamang yang benar. Peserta didik tampak antusias dan semangat mengikuti rangkaian kegiatan. Yosi

Baca Juga :

Facebook Comments

Google News