SuhaNews – Saat mulai bangkit dari lesunya bisnis angkutan darat Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) khususnya Sumbar – Jakarta pada 2016 silam, PO. NPM terus bangkit dengan menambah armada baru yang menghadirkan 3 armada istimewa.
Ketiganya bukan cuma armada “bukak karateh” tetapi didukung oleh mesian dan chasis “istimewa” dan premium dikelasnya yakni Mercedes Benz 0500R 1836 Air Suspensi yang dipasangkan body Skyliner dari karoseri Rahayu Santosa Bogor.

Kehadiran ketiga unit bus NPM yang diberi nomor dinding Vircansa 10 jukukan Motul, Vircansa 11 julukan Senopati dan Vircansa 12 julukan Ganesha mencuri perhatian bismania hingga pengguna jasa bus AKAP Sumbar – Jakarta. Selain bentuk yang lebih panjang dari bus umumnya juga gagahnya Skyliner terbaru dari karoseri Rahayu Santosa.
Bagi PO. NPM, 3 armada body Skyliner ini bukan yang pertama. Dalam peremajaan body sebelumnya, perusahaan yang berkantor pusat di Padang panjang memakai body karya Rahayu Santosa pada unit lawas dengan chasis Mercedes Benz 1521 cooler yang disematkan model Euroliner dan Skyliner.
Salah satu yang fenomenal bagi bismania adalah Bus NPM body Euroliner BA 7669 BU dengan julukan Mc Laren, kala itu batangan Yusron Nasution, pengemudi yang dikenal dekat dan akrab dengan bismania disepanjang lintasan mulai dari Medan hingga Bandung.

Tak lama setelah kehadiran 3 armada bus NPM Skyliner diatas chasis 0500R 1836 ini, body dengan model double glass (kaco lenggek) mulai muncul diawal tahun 2017. Karoseri Rahayu Santosa juga memproduksinya, namun PO. NPM tidak pernah menggunakan model double glass produk Bogor ini.
Namun sayangnya, karoseri yang telah hadir selama puluhan tahun dengan model body ikonik dan melegenda di dunia bus ini menyatakan berhenti beroperasi. meski awalnya di postingan media sosial perusahaannya menyebut berhenti sementara, hingga kini tak terdengar lagi perusahaan yang bermula dari usaha angkutan bus ini bangkit hingga saat ini.
Padahal sebelumnya manajemen karoseri ini terlihat bagus, untuk body baru mereka melayani konsumen dengan bendera Karoseri Rahayu Santosa, sedangkan untuk perbaikan dan rombak body dilayani dengan karoseri KSP.

Di eranya, produk Rahayu Santosa yang diperhitungkan pasar seperti Milenium pada tahun 2000an berkembang menjadi concerto, euroliner, celcius dan Skyliner yang ikonik dan terus berkembang menjadi beberapa generasi. Moentjak
Berita Terkait :
- PO Bus dan Karoseri, Ibarat Pasangan ada Setia dan Mendua
- Ini Karoseri Pilihan Pengusaha Bus AKAP di Sumatera Barat
- 2025, Karoseri Morodadi Prima Berjaya di Bisnis Bus Sumatera Barat
- Mesranya PO.MIYOR dan Karoseri Morodadi Prima Hadirkan 4 Unit Patriot Grande
- Dari Tahun 1994 di NPM, Edi Tiap Tahun Antar Jemput Jemaah Haji
- Gunakan Bus Vircansa dan NPM, 308 Jemaah Haji Tanah Datar Menuju Embarkasi PDG
- Masihkah Bus Vircansa jadi Pilihan Utama Angkutan Haji di Sumbar Tahun 2025 Ini
- H+1, Bus NPM Mendominasi dari Jabodetabek Menuju Sumbar



Facebook Comments