spot_img

Milad ke 64 PGAN MAN 2 Bukittinggi: Momentum “Rooted & Rising” Menuju Madrasah Maju dan Mendunia

Bukittinggi, SuhaNews – Suasana khidmat dan penuh kegembiraan menyelimuti perayaan Milad ke 64 tahun hari ini (Senin, 02/02/26) di MAN 2 koat Bukittinggi. Mengusung tema “Rooted & Rising: Cultivating the Earth through Arts, Sport, and Academics”, acara ini menjadi panggung sinergi antara prestasi akademik dan penanaman karakter berbasis kasih sayang.

Screenshot 20260203 155044

Acara yang dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sumbar H. Mustafa ini dihadiri oleh Walikota Bukittinggi yang dihadiri oleh Emil Achir Staf ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kakankemenag kota Bukittinggi H. Eri Iswandi, Kasi Penmad Kemenag kota Bukittinggi Aldi Helko Putra, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Zulfabriandi, kepala madrasah se-kota Bukittinggi, Kepala KUA Kec. MKS, Lurah Puhun Tembok, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, komite madrasah, purna ASN MAN 2 kota Bukittinggi, dan tamu lainnya.

Kegiatan ini diawali dengan penampilan seni siswa yang memukau, merefleksikan kedalaman akar budaya yang penuh filosofi. milad milad milad

Dalam sambutan pembukanya, Kepala MAN 2 kota Bukittinggi Amri J, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir. Pada kesempatan tersebut kepala madrasah memaparkan profil singkat madrasah, harapan dalam Milad ke 64 tahun.

“Saat ini kami sudah memiliki siswa lebih dari seribu dan angka ini hampir 80% berasal dari luar kota Bukittinggi. Berdasarkan data yang kami himpun hampir 60% siswa kost di rumah- rumah masyarakat sekitar MAN 2 kota Bukittinggi. Berbagai capaian dan prestasi mampu menarik magnet masyarakat mempercayakan Pendidikan putra putrinya di madrasah ini. Kita berharap terus dukungan dari pemerintah kota Bukittinggi untuk bersinergi dengan Kementerian agama, bahwa keberadaan madrasah mampu ambil peran dalam memberikan nama baik untuk kota Bukittinggi juga membantu perputaran roda ekonomi masyarakat kota Bukittinggi. ,” ujarnya.

BACA JUGA  Jelang Tampil Lomba, Kafilah Kota Bukittinggi Dapat Suntikan Motivasi

Screenshot 20260203 155018

Pada kesempatan tersebut Wali Kota yang dihadiri oleh Emil Achir Staf ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik , memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi madrasah dalam pembangunan daerah.

“Madrasah kini bukan lagi pilihan kedua. Mengan integrasi seni, olahraga, dan akademik, madrasah telah membantu pemerintah kota dalam mencetak generasi yang sehat secara fisik dan cerdas secara mental. Kami siap terus bersinergi membangun lingkungan pendidikan yang kondusif. Kami percaya bahwa madrasah mampu menghadirkan generasi yang berkarakter dan berdaya saing. Kami melihat profil MAN 2 kota Bukittinggi sebagai madrasah plus riset dan keterampilan, merupakan sebuah langkah stategis menjawab tantangan zaman. Menuju Indonesia Emas 2045 tentunya persiapan dari sekarang, sehingga tiba masanya generasi yang kita siapkan hari ini mampu mengambil peran dalam kemajuan dunia ,” tegasnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi H. eri Iswandi menyoroti transformasi MAN 2 kota Bukittinggi dari waktu ke waktu. Miald PGAN MAN 2 kota Bukittinggi memiliki tujuan paling mendasar adalah mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan madrasah. Ini adalah waktu untuk menengok ke belakang (evaluasi capaian) dan bersyukur bahwa lembaga tetap eksis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

“Milad ini adalah bukti bahwa madrasah mampu bertransformasi. Kami di Kemenag Kota terus mendorong agar madrasah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak untuk mengeksplorasi bakatnya.” Ungkapnya.

Sebagai penutup rangkaian sambutan, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumatra Barat H. Mustafa memberikan pesan strategis.

“Saya melihat semangat ‘Rooted & Rising’ ini adalah wajah masa depan MAN 2 kota Bukittinggi. Saya berharap MAN 2 kota Bukittinggi tidak hanya unggul di tingkat lokal, tapi juga nasional bahkan harus sampai inetrnasional. Teruslah membina siswa dengan semangat moderasi beragama, agar mereka menjadi ‘rahmatan lil alamin’ bagi bumi ini.” Harapnya.

BACA JUGA  Bukittinggi Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia 2025

‘’Melihat profil MAN 2 kota Bukittinggi yang dipaparkan kepala madrasah, bahwa hampir 80% siswa berasal dari luar kota Bukittinggi bahkan ada dari provinsi tetangga. Itu artinya “menu masakan” yang dimasak harumnya tercium hingga ke berbagai daerah. Kami berpesan terus lakukan refleksi, koordinasi dan integrasikan ekoteologi dalam mata pelajaran madrasah. Agar kelak anak- anak kita memiliki kepedulian lingkungan , mengingat banyaknya manusia yang memanfaatkan alam tanpa memakai ajaran agama. Kami meyakini bahwa setiap agama pasti mengajarkan tentang kepedulian terhadap alam, agar alam juga baik kepada manusia. Oleh karena itu kami juga berpesan kepada guru madrasah untuk menggunakan pendekatan humanis yang dikemas dalam Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran.’’Pesannya.

Setelah pembukaan Milad dan Agorism 3, Kakanwil beserta tamu undangan melakukan kunjungan ke berbagai fasilitas di MAN 2 kota Bukittinggi dan stand expo keterampilan siswa di lapangan madrasah. (*/Syafrial)

Berita Terkait : 

Facebook Comments

Google News