Padang, SuhaNews – BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Sumatera Barat mengadakan kegiatan Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah, selama tiga hari, 25 s/d 27 Februari 2026 di Hotel Rocky, Padang.
Kegiatan ini untuk menyamakan persepsi, dalam menyusun kerangka kerja bersama, serta membangun komitmen kolektif dalam mengatasi tantangan pendidikan nasional.
Baca juga: BBPMP Sumbar Dalam Penjaminan Mutu Pendidikan
Kegiatan ini merupakan wadah bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan dasar dan menengah yang ada di Provinsi Sumatera Barat, baik pemerintah daerah, mitra pembangunan, sektor swasta dan komunitas masyarakat bidang pendidikan.
Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Memperkuat Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Sejalan dengan tema Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 tersebut, beberapa isu strategis terkait pendidikan yang menjadi pokok bahasan adalah, Wajib Belajar 13 Tahun, Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan, Digitalisasi Pembelajaran, Evaluasi dan Tindak Lanjut Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kemudian, juga dibahas masalah Evaluasi dan Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (DAPODIK), Penguatan Pendidikan Karakter dan Manajemen Talenta, Pembelajaran Mendalam, Koding, Kecerdasan Artifisial, dan Bimbingan Konseling, Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan, dan Kedaulatan Bahasa Indonesia dan Revitalisasi Bahasa Daerah.
“Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 195 orang yang terdiri dari pemangku kepentingan pendidikan di daerah dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan lain di luar pemerintahan,” ujar Kepala BBPMP Provinsi Sumatera Barat Dr. H. Muslihuddin, M.Pd.
Adapun peserta yang hadir berasal dari unsur DPRD, Kabupaten/Kota dan Provinsi, Bunda Paud Kab/Kota dan Provinsi, Bappeda (Kabid Perencanaan, Pengendalian & Evaluasi) Kab/Kota dan Provinsi, Kanwil Kemenag Kab/Kota/Provinsi, Dinas Pendidikan Kab/Kota/Prov (Kepala Dinas Pendidikan, Kacabdin Disdikprov, Kabid SMA/SMK/SPM/SD, Kabagren Disdik), Kepala Balai GTK, Kepala Balai Bahasa, Organisasi Profesi (BAN, Dewan pendidikan Provinsi, PGRI Provinsi.
Selanjutnya, Ketua MKPS Provinsi, Ketua MKKS Provinsi, IGTKI Provinsi, HIMPAUDI Provinsi), Ormas yang membidangi pendidikan (Muhamadiyah Sumbar, NU Sumbar, Perti Sumbar, Persis Sumbar, LKAM Sumbar), Bundo Kanduang serta Penjab dan Jafung BBPMP Sumatera Barat.
Narasumber didatangkan dari Kementerian PPN/Kepala Bappenas/Pusat untuk materi Kebijakan Pembangunan Pendidikan dalam RPJPN 2025-2045 dan RPJMN 2025-2029. Kanwil DJPB atau DJA Sumbar dengan materi Pembiayaan Pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kemudian, BAPPEDA Provinsi Sumbar dengan materi Pembiayaan Pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sementara BGTK Sumbar dengan materi Tata Kelola Guru dengan Menimbang Aspek Pembiayaan dan Distribusi Guru, Kepala BKN/ BKD Sumbar dengan materi Kebijakan Status Kepegawaian Guru.
Kanwil Kemenag Sumbar dengan materi Guru Agama di Sekolah Umum dan Pendidikan Karakter. Paparan oleh Menteri Pendidikan dengan materi Arah Kebijakan Program Prioritas Presiden 2026 dan Penguatan Program MBG.
“Pembiayaan kegiatan ini dibebankan pada DIPA BBPMP Sumatera Barat Tahun Anggaran 2026,” tambah Muslihuddin.
Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2026 ini diharapkan dapat mengokohkan forum strategis untuk menyatukan visi, persepsi, dan langkah kebijakan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam rangka memperkuat partisipasi semesta guna mewujudkan pendidikan bermutu, inklusif, untuk semua.
Kegiatan dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Habibul Fuadi, S.Pd. M.Si.
“Sumatera Barat saat ini sedang memasuki fase peralihan dari fase bencana ke fase rehabilitasi. Sekolah. Sekolah yang terdampak bencana langsung mendapatkan revitalisasi,” ujar Habibul Fuadi.
Indeks Pembangunan sebagai ukuran keberhasilan di Sumatera Barat, jelas Habibul Fuadi, saat ini di angka 72,8. Ini sudah di atas rata-rata nasional. Demikian juga halnya dengan capaian literasi dan numerasi. Feri F
Baca juga: BBPMP Sumbar Gelar Workshop Kebijakan TKA Jenjang SMA



Facebook Comments