Bertemu Pimpinan Pondok Pesantren, DEWA Bahas Beberapa Hal

Koto Baru, SuhaNews | Bertemu dengan pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Solok, Rabu (10/6) Kepala Kantor Kemenag, Dr.H. Dedi Wandra, M.A bahas beberap hal untuk kemajuan lembaga pendidikan keagamaan tersebut.

Dalam acara yang diinisiasi oleh Forum Komunitas Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Solok ini dihadiri oleh pimpinan dan pengelola Pondok pesantren Salafiyah dan Khalafiyah ini, Kakan Kemenag H. Dedi Wandra didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Azwir, S.Ag dan Ketua FKPP Tengku Yulidur Rahman, S.Pd. pimpinan pim;pinan pimpinan pimpinan

Tengku Yulidur Rahman dalam laporannya menyampaikan bahwa FKPP rutin menggekar pertemuan setiap bulannya untuk membahas berbagai isu aktual dan perkembangan pendidikan dilingkungan Pondok pesantren. Selain itu, FKPP secara rutin juga menggelar kegiatan antar Pondok untuk merekat silaturrahmi, baik tingkat santri maupun ustadz dan ustadzah selaku pengasuh dan pembina.

Mengawali sambutannya, H. Dedi Wandra mengapresisi semangat para pengasuh Pondok Pesantren di Kabupaten Solok dalam memajukan lembaga pendidikan keagamaan ini. Kabupaten Solok menjadi salah satu daerah di Sumatera Barat yang memiliki banyak Pondok Pesantren dan beberapa diantaranya mempunyai sejarah dan pengaruh yang kuat ditengah masyarakat karena kualitas santri dan lulusannya.

H. Dedi Wandra juga menyebut, Kementerian Agama menjadikan Pondok Pesantren sebagai salah satu prioritas utama dalam kinerja melayani masyarakat, hal tersebut tertuang dalam Asta Protas yang menjadikan Pemberdayaan Pesantren sebagai salah satu sasaran Kemenag Berdampak yang akan diwujudkan oleh seluruh jajaran Kemenag.

“Kemudian menjadikan pengelolaan Pondok Pesantren dibawah Direktorat Jendral khusus yang baru saja disahkan melalui Peraturan Presiden nomor 18 tahun 2026, dengan harapan perhatian untuk kemajuan pendidikan pondok pesantren lebih optimal.,” sebut H. Dedi Wandra.

BACA JUGA  SDIT Madani Payakumbuh Juara Umum Pencak Silat se Kota Payakumbuh Dan 50 Kota

Lebih lanjut disampaikan, Kementerian Agama juga memberikan perhatian khusus terhadap Pondok Pesantren, tak hanya tentang kurikulum dan pembelajaran di Pondok Pesantren, tetapi juga masa depan lulusan penatran juga menjadi perhatian. Salah satunya lulusan Ma’had dapat melanjutkan ke PTKIN dan bisa mendaftar menjadi PNS.

“Menteri Agama Nasaruddin Umar juga memberikan perhatian khusus kepada Pondok pesantren dengan menyikapi secara bijak dan tegas setiap permasalahan yang menyangkut Pesantren,” ulas H. Dedi Wandra.

Terkahir, H. Dedi Wandra mengajak para pengasuh Pondok Pesantren berperan aktif dalam memberantas penyakit masyarakat baik yang tumbuh dilingkungan pondok maupun ditengah masyarakat seperti LGBT dan lainnya.

Menutup sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok H. Dedi Wnadra mendukung program-program FKPP yang telah berjalan dan berharap kedepannya merumuskan program-program yang dapat membawa Pesantren Kabupaten Solok mencatatkan nama dan prestasinya di tingkat Sumatera Barat dan Nasional. Fendi

berita terkait : 

Facebook Comments

Google News