Pesisir Selatan, SuhaNews – Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar resmikan penggunaan QRIS sebagai media infak dan sedekah pada masjid dan mushalla se-Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (6/4) di gedung PCC.
“Kita mengapresiasi Bank Nagari dalam penggunaan QRIS sebagai media infak dan sedekah pada masjid dan mushalla se Kabupaten Pesisir Selatan,” ujar Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar.
Baca juga:Â Wabup Tanah Datar Ajak Bersedekah dan Berinfak Melalui QRIS
Penggunaan QRIS ini merupakan kerjasama Bank Nagari Cabang Painan dengan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Pesisir Selatan.
Penerapan program digitalisasi transaksi daerah Kabupaten Pesisir Selatan, jelas bupati, dapat memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan.
Ketika banyak kebijakan yang sifatnya membatasi pertemuan fisik, jelas Rusma Yul Anwar, pembayaran retribusi dan pembayaran pajak dengan teknologi digital dapat menunjang perolehan PAD, karena lebih cepat dan mudah serta transparansi.
“Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen untuk mengimplementasikan transaksi elektronik di lingkungan Pemkab maupun di sektor swasta seperti UMKM,” tambah Rusma Yul Anwar.
Program tersebut, jelasnya, akan mendukung pertumbuhan ekonomi di pusat dan daerah dan inklusivitas ekonomi di Pesisir Selatan serta pemerataan kesejahteraan.
“Hal ini memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Pesisir Selatan yang jumlahnya mencapai 6.800 unit,” jelas Rusma Yul Anwar.
Sementara Pemimpin Cabang Bank Nagari Painan, Heri Fitrianto menjelaskan, bahwa launching penggunaan QRIS sebagai media infak dan sedekah pada masjid dan mushalla di Kabupaten Pesisir Selatan, dilakukan melalui kerjasama Bank Nagari dengan Dewan Masjid Indonesia.
“Penggunaan QRIS dilakukan juga dalam rangka Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD),” ungkapnya.
QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik berbasis server, dompet digital, atau mobile banking.
“Setiap Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang menggunakan sistem QR wajib mengadopsi QRIS,” jelasHeri Fitrianto.
Baca juga:Â Wabup Tanah Datar Minta Lakukan Pengawasan Terhadap Orang Asing
QRIS disusun oleh BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Selanjutnya, QRIS dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat serta mendukung transaksi dalam dan luar negeri.
Masyarakat, jelasnya, dapat bertransaksi dengan mudah dan aman cukup menggunakan ponsel. QRIS akan menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung dengan sangat efisien.
“Anda hanya membutuhkan satu QR Code untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel”, ucapnya.
Tujuan utama dari QRIS adalah agar pembayaran digital menjadi lebih mudah bagi masyarakat dan memudahkan regulator untuk mengawasi dari satu pintu saja.
“QRIS dapat digunakan lintas platform dan aplikasi pembayaran” pungkas Heri Fitrianto. (*/We)
Baca juga:Â Launching e-Retribusi Pasar, Bank Nagari dan Dinas Koperindag Tanah Datar Kerjasama



Facebook Comments