Sijunjung, SuhaNews – Bupati Sijunjung, Benny Dwipa Yuswir menyerahkan santunan kematian ahli waris atau keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), Rabu (30/11/22) di di Nagari Sibakur.
Santuan kematian diberiakan kepada keluarga korban yang meninggal akibat kecelakaan kerja. Santuan diterima oleh Warnalis, yang mempunai 3 orang anak. Almarhum bekerja sebagai petani.
Baca juga: Wakil Bupati Sijunjung Serahkan Santunan JKM dari BPJS Ketenagakerjaan
Penyerahan santunan tersebut didampingi oleh Kepala BPJamsostek Kantor Cabang Solok DR. Maulana Ansari Siregar, M.KM dan dihadiri Camat Tanjung Gadang, Wali Nagari Sibakur, Kadis Nakertrans, Kabag Protokol dan jajaran dari BPJamsostek Kantor Cabang Solok.
Santunan yang diserahkan terdiri dari santunan kematian akibat kecelakaan kerja (JKK) dan santunan kematian (JKm) dengan nilai total Rp. 202.000.000,- yang terdiri dari Rp132.000.000 untuk beasiswa anak korban sampai ke jenjang sarjana dan Rp. 70.000.000 untuk santunan kecelakaan kerja.
Kepala BPJamsostek Kantor Cabang Solok Maulana pada kesempatan itu menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga almarhum.
“Kegiatan ini adalah salah satu bukti nyata komitmen dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat pekerja,” ujar DR. Maulana Ansari Siregar, M.KM.
Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam mendaftarkan tenaga kerjanya menjadi peserta BPJamsostek.
“Program yang diinisiasi oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir ini adalah yang pertama di Sumbar “, ucap Maulana
Bupati Sijunjung menegaskan bahwa pemberian santunan ini bukan karena kepentingan politik tapi murni untuk membantu masyarakat yang mendapatkan musibah, karena kami tidak mau anak anak kami putus sekolah. Karena anak-anak Kabupaten Sijunjung wajib sekolah .
“Kami mengapresiasi kepedulian Wali Nagari Sibakur terhadap warganya dan selajutnya kepada Wali Nagari, diharapkan agar dibimbing masyarakatnya untuk berpandai-pandai dengan uang yang diberikan, hemat, atau dibelikan ke emas sebagai tabungan”, pesan Bupati. (Yance/Wewe)
Baca juga: Anak Yatim Terima Santunan dari Ikatan Keluarga Besar Alumni UBH di Sawahlunto



Facebook Comments