Lima Puluh Kota, SuhaNews – Bangun Asa Rajut Kebersamaan Jalin Keakraban KUA Kecamatan Pangkalan Koto Baru (Basarma Lingkar KPK), sebuah program inovasi yang dilahirkan oleh KUA Kecamatan Pangkalan Koto Baru dengan merangkul dinas dan instansi lintas sektoral. Program inovatif ini sudah berjalan beberapa bulan belakangan.
Kepala KUA Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Suherman, Selasa (28/2),di Puskesmas Rimbo Data, Nagari Tanjung Balik, menandatangani perjanjian kerjasama dengan sejumlah pejabat lintas sektoral, yaitu Camat, Kapolsek, Koramil, Kacabjari dan Kepala Puskesmas Rimbo Data.
Baca juga: 5 KUA Kecamatan Menerima Sertifikat Hibah Tanah dari Pemda Pasaman
Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilaksanakan dalam kegiatan Lokakarya Mini. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perangkat nagari.
Suherman menyebut, Kegiataan ini memberi imbas positif timbal balik bagi semua satker yang mennadatangani kerja sama. Terkhusus bagi Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, melalui KUA Kecamatan Pangkalan Koto Baru, hal ini sangat bermanfaat dalam rangka menyukseskan program Kementerian Agama.
“Kita sangat mendukung dan turut menyukseskan program dinas atau Instansi lain. Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota juga tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dinas dan instansi lain. Kerja sama yang dibangun ini dalam rangka mewujudkan layanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota. Dengan kerja sama ini, program Kemenag pun akan berjalan dengan baik,” papar Suherman.
Selanjutnya Suherman menyebut, untuk KUA Kecamatan Pangkalan Koto Baru sendiri, program yang bisa dipersamakan dengan dinas dan instansi lain diantara adalah program Bimbingan Perkawinan (Binwin) dan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS). Program-program ini melibatkan Puskesmas, sekolah, dan instansi lainnya.
“Untuk dinas dan instansi lain, program yang bisa kita persamakan seperti penanggulangan stunting, program imunisasi, dan Gerakan Masyarakat Sadar Sehat. Kita sebagai perpanjangan tangan dari Kementerian Agama tentu akan berkolaborasi menggunakan bahasa agama. Sisi agama yang sejuk dan religius akan memberi dampak lebih bagi masyarakat kita, sesuai dengan misi Kabupaten Lima Puluh Kota menciptakan masyarakat yang madani,” lanjut Suherman.
Terakhir Suherman berharap program inovatif ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Sesuai instruksi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Irwan, untuk tahun 2023, seluruh satker harus memiliki program inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja dan membangun citra lembaga di tengah masyarakat. Turut hadir pada kegiatan tersebut, kepala SMA 2 Pangkalan Koto Baru, untuk mengkomunikasikan rencana Kegiatan BRUS di sekolah tersebut. (Nina)
Baca juga: Fernando Sinaga Soal Perda Binwas Desa: Pemprov Kaltara Perkuat Mandat UU Desa



Facebook Comments