Bencana di Dharmasraya, Rumah Warga Silago Dihantam Longsor

Dharmasraya, SuhaNews. Malang benar nasib Kaprida Warman, Warga Pakani, Nagari Silago, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya. Akibat hujan deras
yang mengguyur bumi Dharmasraya dalam beberapa hari belakangan, tanah tebing dibelakang rumahnya yang berbahan holobrick itu longsor hingga menjebol kediamannya, Jumat (13/12).

Akibat peristiwa itu, dinding belakang rumah Kaprida menjadi jebol dan tanah longsoran bukit masuk ke dalam rumahnya. Beruntung, keluarga korban cepat bangun dan menyelematkan diri, sehingga hanya mengalami luka ringan. Tetapi kondisi rumah korban mengalami rusak berat, sementara bagian atapnya juga tertimpa pepohonan yang ikut roboh karena longsoran.

Walinagari Silago Firdaus Dt. Koto Panjang Jumat (13/12/19) melaporkan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun rumah yang tertimpa longsor mengalami kerusakan cukup parah. “Tidak hanya tanah yang merangsek ke rumah itu, namun juga sejumlah pohon yang roboh juga menimpa atap rumah. Warga mengalami kerugian cukup besar,” kata Firdaus. Oleh karena itu dirinya berharap ada bantuan dari pemerintah kabupaten dan bantuan untuk menyingkirkan tanah dari belakang rumah warga.

Guna melakukan pertolongan, Camat Sembilan Koto, H. Syaiful Anwar Dt. Rajo Penghulu S. Pd, M.Pd bersama Kapolpos setempat Mardalusyon, mengerahkan anggotanya untuk membantu warga yang tertimpa musibah. Bersama Babinkamtibmas dan Babinsa bersama masyarakat bergotong royong membantu membersihkan rumah warga yang tertimpa musibah. Diharapkan pembersihan material tanah segera selesai dan pembersihan batang kayu yang menimpa rumah juga bisa diselesaikan.

Kepada masyarakat, Syaiful Anwar menghimbau agar tetap waspada dengan musim hujan ekstrim yang mulai melanda Kabupaten Dharmasraya. Selain banyak potensi longros, potensi banjir juga besar. Banyaknya perbukitan dan pepohonan rindang punya potensi longsor, sejumlah sungai juga berpotensi banjir saat hujan yang dalam beberapa hari belakangan terus mengguyur sekitar wilayah Kecamatan Sembilan Koto.

Selain Kecamatan Sembilan Koto, di Kecamatan Timpeh, Kecamatan Koto Besar, dan Kecamatan Pulau Punjung dilapokan juga sedang mengalami musibah banjir. Sejauh ini belum ada laporan adanya korban jiwa.

Namun Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan telah memerintahkan Kepala BPBD, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Sosial/PPAPPKB dan sejumlah Kepala OPD untuk terus melakukan pemantauan dan mengambil langkah pengamanan seperlunya manakala ada bencana dating akibat musim hujan di Dharmasraya. ” Hal itu dimaksudkan supaya masyarakat bisa terbantu saat mengalami musibah. Jangan sampai ada masyarakat yang terlantar akibat musibah yang terjadi,” ingat Bupati. Red

sumber : Beritanda1.com

Facebook Comments

loading...