Bupati Agam dan Kemenag Deklarasikan Pesantren Ramah Anak pada Peringatan Hari Santri 2025

IV Angkek, SuhaNews — Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025, Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, MM, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam Dr. H. Thomas Febria, S.Ag., MA yang diwakili oleh Kasubbag TU Pebri Doni, MA, menandatangani Deklarasi Pesantren Ramah Anak bersama seluruh pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Agam bertempat di Lapangan Bola Kaki Pitalo, Nagari Pasia, Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam, Selasa (22/10).

 

Bupati Agam dan Kemenag Deklarasikan Pesantren Ramah Anak pada Peringatan Hari Santri 2025

Sebelum penandatanganan deklarasi, apel peringatan Hari Santri digelar dengan khidmat dan tertib. Upacara dihadiri jajaran Kemenag Agam, unsur Forkopimda, serta berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam.

Deklarasi tersebut menegaskan komitmen bersama bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan yang menolak segala bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap anak, serta berperan penting dalam melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing.

Bupati Agam dan Kemenag Deklarasikan Pesantren Ramah Anak pada Peringatan Hari Santri 2025

Dalam sambutannya, Bupati Benni Warlis mengutip pesan Menteri Agama RI H. Nasaruddin Umar, agar Hari Santri dijadikan momentum kebangkitan para santri dalam membangun peradaban bangsa.

“Santri masa kini tidak hanya harus menguasai kitab kuning, tetapi juga harus melek teknologi, memahami sains, dan menguasai bahasa dunia,” ujar Bupati.

Hal tersebut, lanjutnya, menjadi wujud nyata dari tema Hari Santri tahun ini, yaitu ‘Menjaga Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia’.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piala dan trofi juara umum kepada para pemenang lomba dalam rangka Hari Santri 2025. Edi

Baca Juga : HSN 2025 di Kabupaten Solok, Doa untuk 67 Santri Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo Jawa Timur

Facebook Comments

BACA JUGA  Kebakaran di Balai Pandan Nagari Cupak Hanguskan 5 Rumah Gadang

Google News