Bupati Pesisir Selatan Buka Musrenbang Kecamatan Lengayang

bupati
Pesisir Selatan, SuhaNews – Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lengayang dan Ranah Pesisir, Rabu (2/3) di aula Kantor Camat Lengayang dan aula Kantor Camat Ranah Pesisir.

Musrenbang tingkat kecamatan itu dihadiri oleh anggota DPRD, camat, Forkopimca, walinagari, tokoh masyarakat, tokoh agama dan berbagai stakeholder yang terkait dengan pelaksanaan pembangunan di tingkat kecamatan.

Baca juga: Genius Umar Hadiri Musrenbang Kecamatan Pariaman Utara

Bupati Rusma Yul Anwar mengatakan, bahwa dengan adanya Musrenbang tingkat kecamatan ini diharapkan dapat menjaring aspirasi masyarakat tentang kebutuhan pembangunan pada tahun 2023 mendatang.

“Pelaksanaan pembangunan daerah diharapkan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kecamatan,” ujar Rusma Yul Anwar.

Dalam Musrenbang kecamatan ini, jelas Rusma Yul Anwar, usulan kegiatan dari tingkat nagari akan dilakukan verifikasi terkait dengan kelayakan usulan, baik secara teknis maupun jenis kewenangan dengan mengundang perangkat daerah terkait dan Bapedalitbang.

Dari proses verifikasi tersebut, tambahnya, akan dihasilkan daftar usulan kegiatan yang selanjutnya akan dibawa ke proses selanjutnya yaitu Forum Perangkat Daerah (FPD) guna dilakukan sinkronisasi dan verifikasi kelayakan lebih lanjut.

“Musrenbang bertujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan pembangunan dengan pendekatan dari bawah ke atas, atau bottom-up,” tambah Rusma Yul Anwar.

Setiap kecamatan, jelasnya, akan diberi insentif 500 juta untuk pembangunan. Pembangunan harus berdasarkan kebutuhan ril masyarakat.Sementara guru mengaji dan guru TK yang tidak terakomodir oleh dana nagari dimasukan ke dalam data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Bupati mengatakan perlunya pemutakhiran data setiap bulan oleh walinagari melalui Aplikasi Pessel Dalam Genggaman.

“Setiap nagari wajib sebulan sekali memasukkan data ke dalam Aplikasi Pessel Dalam Genggaman agar bisa dilihat bagaimana perkembangan suatu nagari dan kebutuhan nagari. Kemudian akan dilakukan uji publik tentang validitas data per nagari,” katanya.

BACA JUGA  Musrenbang Kubung Bahas Pencapaian Empat Pilar Pembangun Kab. Solok

Bupati dalam kesempatan itu menambahkan, untuk menstabilkan harga padi di tingkat petani, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berencana akan bekerjasama dengan RMP (Rice Milling Plant) Lunang. (*)

Baca juga: Bupati Solok, Epyardi Asda Buka Musrenbang Kecamatan Junjung Sirih

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakBupati dan Wabup Tanah Datar Ajak Masyarakat Vaksinasi Booster Covid-19
Artikulli tjetërGubernur Mahyeldi Hibur Anak-anak Korban Gempa