Diduga Dilarikan Sang Dukun, Mahasiswa UNP Hilang Saat Pergi KKN

sang
ilustrasi
SuhaNews – Diduga dilarikan Sang Dukun, seorang mahasiswa UNP hilang saat pergi KKN ke daerah Tampunik, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Ia dinyatakan hilang sejak Selasa (13/7) lalu. 

“Kami sudah kehilangan kontak dengan korban sejak Selasa (13/7/2021) dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya,” ujar kakak korban, F, Minggu (18/7/2021).

Baca juga: Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Paruh Baya Diamankan Polres Pessel

Saat pergi KKN ke daerah Tampunik ini, ia menggunakan sepeda motor Suzuki Spin. Ia  KKN  domisili. Jadi KKN ke kampung sebelah.

Pihak keluarga menduga adiknya dibawa kabur oleh seorang dukun lantaran beberapa hari sebelumnya ia menemani sang ayah untuk berobat.

Sang Dukun sempat mengirim pesan singkat melalui WhatsApp pada pukul 18.20 WIB, kepada WhatsApp sang ayah.

“Maaf pak, ini Chandra, V (nama korban) saya bawa,” demikian WA singkat dari Sang Dukun, sebagaimana dilansir dari laman indeksnews.com.

Telepon Tidak Aktif

Setelah mengirim pesan singkat tersebut, jelas F, nomor telepon seluler tersebut tidak aktif sampai sekarang. Begitupun nomor handphone korban.

“Adik saya sempat terdeteksi di daerah Kerinci,” jelas F.

Sang kakak yakin adiknya telah dihipnotis, karena selama ini tidak pernah membantah orang tua. Sebelumnya, adiknya juga tidak pernah berkomunikasi dengan dukun tersebut.

Adiknya masih berstatus seorang mahasiswa. Sedangkan dukun itu telah beristri dua dan memiliki tiga orang anak.

Sekarang orang tua drop, saya tidak sampai hati melihat orang tua kami,” tuturnya.

Kasus hilangnya mahasiswi UNP ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, namun belum ada perkembangan hingga dinyatakan hilang selama lima hari. (*)

Baca juga: Warga Lubuk Alung Ditangkap Polisi Karena Cabuli Anak Dibawah Umur

Facebook Comments

BACA JUGA  PSDKU UNP di Sawahlunto, UNP dan Tim Dirjend Pendidikan Vokasi Lakukan Evaluasi
loading...
Artikel sebelumyaWabup Agam Hadiri Pengukuhan Pengurus BKMT Masa Bakti 2021-2024
Artikel berikutnyaSalat Idul Adha di Tanah Datar Boleh di Masjid/Musala atau di Lapangan