Dilempar OTK, 1 Penumpang Bus Gumarang Jaya Terluka

SuhaNews. Pelemparan batu ke bus yang tengah melintas kembali terjadi di kawasan Sungai Lilin propinsi Sumatera Selatan, Senin (14/12) sekitar pikul 02.00 WIB dinihari. Kali ini bus Gumarang Jaya no pintu 45 yang menjadi korban OTK (orang tidak dikenal). 1 orang penumpang wanita terluka dan dilarikan ke RSUD setempat.

Adalah akun facebook Aries Dwwe yang memposting kejadian ini di grup Gumarang Jaya Mania. Akibatnya 2 petak kaca samping bus dengan nomor dinding 45 ini pecah dan penumpang terluka.

Dalam percakapakan di unggahan akun tersebut, korban akan dirujuk kerumah sakit yang lebih tinggi

ini bukan kejadian pertama, sudah sering kejadian serupa menimpa kendaraan yang melintas di kawasan ini. Baik itu bus maupun truk.

Beberapa waktu yang lalu, pernah juga 10 bus asal Sumbar dari berbagai perusahaan menjadi korban kenakalan oknum tak dikenal ini. Selain menimbulkan kerugian materi, aksi tak bertanggung jawab ini juga menimbulkan korban luka.

SuhaNews mencoba menghubungi beberapa pengemudi bus Sumbar – Jakarta, salah satunya Edi (50), ia menyebut tak mengetahui motif pelemparan tersebut. Para pengemudi pun mematuhi aturan lalu lintas termasuk kebiasaan di daerah setempat agar kendaraan melintas dengan aman, tapi masih saja terjadi.

“Kita sengaja pelan dan lebih hati-hati saat melintas dikawasan tersebut, tapi masih saja ada bus yang jadi korban,” ujarnya via telpon seluler.

Ia menambahkan, dulu ada solusi agar bus aman saat melintasi kawasan yang dianggap rawan ini, pertama jalan konvoi dan beriringan, namun sekarang hal ini tak lagi solusi.

“Hampir semua PO Bus yang melewati jalur inj pernah jadi korban,” pungkasnya.

Sementara Anto (35) pengemudi truk asal Solok juga pernah jadi korban pelemparan batu. Beruntung saat itu ia dan kawannya tidak tidak terluka, meski kaca depan truknya hancur.

BACA JUGA  8 Warga Aceh Jadi Korban Penipuan Kerja di Kamboja, Keluarga Lapor ke Haji Uma

Salah satu solusi baginya, adalah menghindari berjalan malam dikawasan ini dan jalan beriringin dengan beberapa truk.

Semenjak tol Trans Sumatera difungsikan, tingkat kepadatan lalu lintas di lintas timur Sumatera inj meningkat tajam, sebagian besar truk Sumatera Jawa melintasi jalur ini.

Begitu juga dengan perusahaan bus asal Sumbar, hampir semua PO memilih jalur ini karena memperpendek jarak tempuh Sumbar – Jakarta dan sebaliknya. Moentjak

Baca Juga :

Facebook Comments

Google News