spot_img

Ditimpa Pohon Saat Angin Kencang, Wanita 62 Tahun di IX Koto Sungai Lasi Meninggal Dunia

Solok, SuhaNews – Angin kencang yang melanda sebagian bersa wilayah kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok , Rabu (25/9) menyebabkan satu orang warga jorong Cubadak nagari Pianggu meninggal dunia akibat tertimpa pohon yang tumbang.

Hal ini disampaikan oleh Wali Ngari Pianggu melalui Sekretaris Nagari Remon, Kamis (26/9) pagi. Disebutkannya warga atas nama Marjuna (perempuan) usia 62 tahun ditemukan oleh masyarakat tertimpa pohon tumbang di ladangnya di Lontiak jorong Cubadak nagari Pianggu sekitar pukul 16.00 WIB.

Camat IX Koto Sungai Lasi, Agus Dwiyanto Gayo, mengucapkan turut berduka cita atas musibah yang menimpa warganya. “Semoga almathumah husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Camat. angin angin angin

Sebagaimana diberitakan SuhaNews sebelumnya, pada hujan dan angin kencang Rabu (25/9) kemarin sore, terjadi beberapa musibah pohon tumbang ddalam wilayah kecamatan IX Koto Sungai Lasi.

Dijelaskannya, pohon tumbang yang terjadi di jalan lintas Sumatera tersebut diantaranya didaerah Limau Kapeh nagari Sungai Jambur. Pohon tersebut menimpa kabel listrik dan kabel telpon sehingga menghambat akses lalu lintas.

“Selain di Limau Kapeh, pohon tumbang juga di jembatan terbakar (Jemter) Sungai Lasi, pohon ditebing sungai tersebut juga menutup lebih separoh badan jalan / jembatan. Tak jauh dari lokasi ini pohon tumbang juga menimpa sebuah bengkel,” ulas Camat.

Camat mengatakan, terkait musibah ini, pihaknya langsung turun ke lapangan bekoordinasi dengan Wali Nagari dan melaporkan ke BPBD Kabupaten Solok untuk penanganan.

Terpisah, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok melalui  Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Nopelius,ST.MT kepada SuhaNews mengatakan, begitu menerima laporan ini BPBD langsung mengirim tim reaksi cepat (TRC) menuju lokasi.

“TRC BPBD Kabupaten Solok segera mendatangi lokasi begitu menerima laporan ini, untuk pohon tumbang di jalan lintas Sumatera sudah ditangani dan lalu lintas kembali lancar sekitar waktu Magrib” ujar Nopelius.

BACA JUGA  Cuaca Ekstrim Masuki Fase Puncak, BMKG Perkirakan Selama April 2021

Sedangkan untuk pohon yang menimpa rumah di Sungai Jambur, terkendala cuaca dan penerangan, dan prosesnya akan dilanjutkan pada Kamis pagi ini.

“Kita mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tetap hati-hati terutama yang bermukim pada lokasi yang rawan bencana, mengingat kondisi cuaca saat ini masih hujan,” tutup Nopelius. Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News