Hadir Sebagai Kamabicab dan KaKwarcab, JFP-Candra Semangati Kontingen JAMNAS Kab. Solok

Jakarta, SuhaNews | Hadir sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) dan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Wabup H. Candra, semangati para Pramuka Penggalang Duta Kabupaten Solok yang tergabung dalam kontingen Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan Graha Wisata Wiladatika, Cibubur Jakarta, Jumat (14/8).

Event Akbar Lima Tahunan Pramuka Penggalang yang dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Tohir ini diikuti oleh ribuan Penggalang dari berbagai Kabupaten dan Kota di Indonesia. Untuk Kabupaten Solok mengutus 32 peserta yang terdiri dari siswa SMP dan MTs  hasil seleksi yang diselenggarakan oleh Kwarcab Kabupaten Solok.

Erick Tohir yang membacakan sambutan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter dan mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman.

Presiden menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi. Karena itu, keberadaan Pramuka dinilai semakin penting sebagai ruang bagi anak-anak Indonesia untuk tumbuh, belajar, bekerja sama, serta melakukan kegiatan positif bagi bangsa dan negara.

“Saya percaya Indonesia membutuhkan pramuka lebih dari sebelumnya, Pramuka yang kuat dan aktif, yang menjadi tempat bagi anak-anak Indonesia untuk tumbuh, belajar, dan bekerjasama menghadapi tantangan, dan melakukan kegiatan positif bagi bangsa dan negara,” tegas Presiden dalam sambutan yang dibacakan Erick.

Presiden juga menegaskan bahwa Pramuka tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Gerakan Pramuka harus menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter pemuda Indonesia, dengan menanamkan sikap cinta tanah air, empati, kepedulian terhadap sesama, patriotisme, serta semangat membantu orang lain. kwarcab kwarcab kwarcab kwarcab kwarcab

“Karakter tidak terbentuk dalam satu hari, dan tidak cukup dalam kegiatan di dalam kelas latihan, pengalaman, keteladanan, dan lingkungan yang baik,” ujar Erick.

BACA JUGA  Perkuat Trayek ke Pesisir Selatan, Bus MIYOR Hadirkan Armada Baru

Lebih lanjut, Presiden mendorong agar pembinaan kepramukaan menjadi perhatian bersama dan melibatkan berbagai kementerian serta lembaga pendidikan. Nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama harus terus dikembangkan melalui proses pendidikan yang berkelanjutan.

“Nilai-nilai pramuka tidak berubah, disiplin, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama harus dikembangkan,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa generasi muda saat ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Karena itu, anggota Pramuka diharapkan terus belajar, berlatih, berkarya, menjaga persatuan, serta menunjukkan kecintaan kepada bangsa dan negara melalui tindakan nyata.

“Pada 2045 Indonesia akan berusia 100 tahun, Indonesia Emas 2045 adalah masa depan kalian, dan kalian sendiri yang harus membangunnya,” imbuhnya.

Jamnas XII 2026 diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengalaman bagi peserta untuk memperkuat persaudaraan, kerja sama, kepemimpinan, dan karakter. Melalui kegiatan tersebut, Pramuka diharapkan semakin mampu menjadi wadah pembentukan generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pembukaan Jamnas XII kemudian ditandai secara simbolis dengan pembunyian sirine oleh Kak Erick Thohir, Kak Budi Waseso selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, dan Mr. David Berg selaku Sekretaris World Organization of the Scout Movement.

Usai upacara pembukaan, Bupati Jon Firman Pandu didampingi Wakil Bupati H. Candra, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga H. Elafki dan Kepala Kantor Kemenag H. Dedi Wandra menyempatkan diri mengunjungi tenda Kontingen Kabupaten Solok untuk memberikan motivasi dan dukungan pada Penggalang terbaik Ranah Lima Danau untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Solok. Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News