Kabupaten Solok Ikuti Pameran INACRAFT 2022 di Jakarta

kabupaten
Jakarta, SuhaNews – Kabupaten Solok, ambil bagian dalam  pameran INACRAFT 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) 23-27 Maret 2022.

Perhelatan ekonomi kreatif ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi banyak kalangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat didera pandemi Covid-19.

Baca juga: Bahas Pameran Internsional, Bupati Solok Menerima Kunjungan OK OCE

Sektor UMKM menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Berdasarkan kajian dari Katadata Insight Center (KIC), 82,9% UMKM merasakan dampak negatif dari pandemi dan Hanya 5,9 % yang mengalami pertumbuhan positif.

Sehingga roda perekonomian di tataran UMKM menjadi tersendat, bahkan sebagian pelaku UMKM terpaksa harus gulung tikar. Padahal UMKM merupakan salah satu penopang ekonomi nasional, dan berkontribusi terhadap PDB Nasional.

Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ny. Emiko Epyardi Asda menggawangi produk kerajinan di Kabupaten Solok, berupaya memajukan produk kerajinan daerah di tingkat Nasional.

Dekranasda Kabupaten Solok memamerkan produk kerajinan unggulan di tiap-tiap Nagari, merupakan sebuah terobosan yang tepat memajukan daya saing pelaku UMKM di Kabupaten Solok.

“Alhamdulillah, ajang INACRAFT kali ini kita mengikutkan 8 produk kerajinan unggulan,” kata Emiko.

Inovasi ini, jelasnya, tidak sebatas hanya kepada tingkat pameran saja, namun juga mampu meraih nilai ekonomis untuk menunjang pendapatan penghasilan pelaku usaha tersebut.

Kepala Bidang (Plt Kabid) Industri Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan, Yenty Nova menyatakan bahwa produk IKM yang ditampilkan sudah diseleksi dan dibina sejak lama. Namun untuk ajang kali ini, pihak Dinas pihaknya menyeleksi produk terbaik untuk ditampilkan di ajang INACRAFT 2022 ini.

Adapun 8 UMKM kerajinan kabupaten Solok yang dipamerkan pada ajang pameran INACRAFT 2022 yaitu: tas anyaman pandan dari Nagari Paninggahan. Tenun IKM Padi Sarumpun dari Nagari Sungai Jambua.

BACA JUGA  Ny. Emiko Epyardi Asda Ikuti Rakor Forikan Provinsi Sumatera Barat

kemudian, Tas Berbahan Batik dari IKM Batik Tulis Kapujan dari Kecamatan Tigo Lurah. Mukena bordir jeliza colection sulit air, Tenun songket sungai jambur. Batik rumah gadang panyakalan, Kerajinan kayu alam basamo dan Sulaman Lona colection muara panas.

Bupati Solok, Epyardi Asda yang menyaksikan pameran tersebut mengapresiasi upaya Dekranasda dan Dinas terkait dalam memajukan sektor UMKM.

“Kita bisa lihat bersama, dimana dari Tikar anyaman pandan bisa dikreasikan Kembali menjadi tas berkualitas tinggi dan mempunyai nilai jual yang tinggi,” ujar Epyardi Asda.

Diborongnya produk kerajinan lampu strongkeng karya Kerajinan kayu alam basamo di ajang INACRAFT 2022 ini, menunjukkan bahwa produk kerajinan kabupaten solok diminati di tingkat nasional, pemda tinggal membina dan membantu UMKM dalam memasarkan produk-produknya.

“Kerajinan seperti ini perlu dibina dan dikembangkan menjadi sektor unggulan. Karena sektor ini bisa diandalkan, dalam membangun ekonomi masyarakat,” tambah Epyardi Asda.

Pemerintah  akan melakukan terobosan, mencarikan ruang bagi para pelaku usaha kerajinan tersebut untuk dapat bersaing di tingkat Nasional dan Internasional.

Dalam kunjungan ke pameran ini, Bupati didampingi oleh Ketua Dekranasda Ny. Emiko Epyardi Asda, Sekretaris Dinas Kominfo merangkap Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dekranasda kab solok Safriwal, S.Si M.CIO dan Plt Kabid Industri Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan, Yenty Nova. (Wewe)

Baca juga: Kota Pariaman Tampil Pada “Pameran Kuliner Tradisional PKD Sumbar 2021”

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakIndonesia Raih Dua Gelar, Jojo dan Fajar/Rian Juara Swiss Open 2022
Artikulli tjetërGubernur Mahyeldi Buka Musda Gerakan Pramuka Sumbar