Kebakaran di Payakumbuh, Rumah Nenek Chandra Hamzar Ludes Dilalap Api

Kebakaran di Payakumbuh, Rumah Nenek Chandra Hamzar Ludes Dilalap Api
SuhaNews. Kebakaran yang terjadi kelurahan Padang Tinggi Piliang, kota Payakumbuh, Senin (21/6) dinihari menghanguskan rumah panggung yang ditempati Safnidar (76 tahun), nenek dari Chandra Hamzah mantan pimpinan KPK.

Dilansir oleh BeritaMinang.com, diduga api berasal dari dapur sehingga rumah semi permanen yang terletak disebelah musala Almarhamah menjadi tak bersisa akibat kebakaran tersebut.

Damkar Kota Payakumbuh yang menerima laporan peristiwa ini langsung menuju lokasi.

Kasatpol PP dan Damkar Devitra melalui Kabid Damkar Budy Kurniawan bersama Kasi Ops Eci dan Danton Indra Jaya memerintahkan Danru 1 Novianto Nizar untuk mengirimkan seluruh armada dan personil ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Dibantu 3 unit armada Damkar Kabupaten Limapuluh Kota.

Dari informasi yang media peroleh dari Kabid Damkar Budy Kurniawan, menurut keterangan saksi api berasal dari arah dapur. Personil damkar berjibaku dengan api selama 1,5 jam, dan beruntung rumah yang berbahan kayu tersebut tak rata dengan tanah.

“Alhamdulillah berkat kecepatan personil damkar rumah tidak habis semua dilalap si jago merah, syukurnya tidak ada korban jiwa,” kata Budy.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat Kota Payakumbuh agar tetap waspada terutama rumah dan tempat usaha agar menyediakan alat pemadam api ringan sehingga jika terjadi kebakaran tingkat awal dapat segera diantisipasi secara langsung, serta diharapkan kepada warga agar mencek kembali instalasi yang sudah tidak layak pakai karena sebahagian besar kebakaran yang terjadi di Kota Payakumbuh karena adanya arus pendek instalasi listrik.

“Untuk quick response Pemadam Kebakaran Warga dapat menghubungi 0752-92913,” pungkasnya. **

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Musala Hurraiyah Dekat Kantor Lurah Labuah Basilang, Payakumbuh Terbakar
loading...
Artikel sebelumya230 Siswa Baru MAN 1 Solok Plus Keterampilan Ikuti Test Psikologi
Artikel berikutnyaRencana Integrasi ASEAN Terpengaruhi Pandemi Covid-19