Bangun Green House Bunga Krisan, Kementan Kunjungi Agrowisata Payo, Kota Solok

96
Payo
Solok, SuhaNews – Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian RI, Liferdi Lukman lakukan kunjungan kerja ke Kawasan Agrowisata Payo, Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok, Selasa (14/7). Kedatangannya disambut oleh Walikota Solok, Zul Elfian dan stafnya.

Dalam kunjungan kerja ini, Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian bersama rombongan meninjau lokasi rencana pembangunan green house Tanaman Krisan.

Peninjauan ini juga dihadiri oleh Asisten II Setdako Solok, Jefrizal, Kepala Dinas Pertanian, Ikhvan Marosa, Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Dedi Asmar, Kepala Bidang TPHP, Yubidarlis, Kepala Seksi Tanaman Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikuktura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat dan Penyuluh Pertanian.

Untuk meningkatkan produksi dan nilai tambah komoditas hortikuktura, Ditjen Hortikultura Satuan Kerja Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat, Tahun Anggaran 2020 melalui dana Tugas Pembantuan (TP) akan memberikan bantuan berupa fasilitasi pembangunan green house untuk tanaman Krisan seluas 1000 m2 di Payo Kota Solok.

Liferdi merupakan lulusan UMMY Solok. Kunjungannya kali ini di samping untuk melihat lokasi pembangunan green house juga berkoordinasi antara provinsi dengan kabupaten/kota penerima manfaat dalam melakukan percepatan kegiatan di wilayahnya.

Dalam mendorong pengembangan agribisnis krisan di Kota Solok, jelas Liferdi, Direktorat Jenderal Hortikultura mengalokasikan dana untuk pembuatan 4 unit green house untuk pengembangan bunga krisan.

Total dana, ungkap Liferdi, Rp500 juta. Dana ini juga akan dimanfaatkan untuk pengembangan buah durian seluas 50 Ha dengan bibit durian 5000 batang pada tahun 2020 ini.

“Terimakasih atas dukungan Kementerian Pertanian atas upaya pengembangan Agrowisata Payo serta pengembangan buah Durian di Kota Solok,” ucap Wali Kota Solok Zul Elfian.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Ikhvan Marosa menyampaikan jika kegiatan ini akan dilelang. Proses pelelangan akan dilaksanakan di Kementrian Pertanian melalui Satuan Kerja Pengadaan Barang dan Jasa Dinas Tanaman Pangan, Hortikuktura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat.

“Pembangunan green house seluas 1000 m2 akan dibuat menjadi 4 unit dengan luas masing-masing 250 m2,” ujar Yubidarlis, Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kota Solok.

Hal ini dilakukan karena faktor kondisi Payo yang mempunyai topografinya berbukit dengan kecepatan angin yang relatif kencang.

Agrowisata Payo semakin dikenal. Wisatwan domestik kian banyak yang berkunjung ke kawasan ini. Namun keberadaan bunga krisan belum dapat dinikmati setiap saat oleh masyarakat karena keterbatasan green house.

“Dengan adanya tambahan green house pada Tahun 2020 ini diharapkan dapat membantu ketersediaan bunga krisan karena bunga krisan akan tumbuh baik jika dibudidayakan di dalam green house,” jelas Yubidarlis.

reporter Mindok  editor Wewe

BACA JUGA 

Facebook Comments

loading...