Arosuka, SuhaNews – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Solok, M. Febrian Jufril, SE, M.Si, beserta jajaran lakukan temu ramah dengan Wakil Bupati Solok H. Candra S.H.I, Jum’at (09/01/2026) di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi, serta sinergi antara BNN Kabupaten Solok dengan pemerintah daerah, dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Baca juga: Tim Penggerak PKK dan BNN Gelar Workshop Fasilitasi Pendidikan Anti Narkoba
Ketua BNN menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Solok atas dukungan dan perhatian yang telah diberikan selama ini, khususnya terkait peminjaman gedung operasional yang telah digunakan oleh BNN selama kurang lebih delapan tahun.
“Dukungan fasilitas tersebut dinilai sangat strategis dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi BNN, baik dalam aspek pelayanan, pencegahan, maupun pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Solok,” ujar M. Febrian Jufril.
Program ini, jelas M. Febrian Jufril, merupakan kebijakan nasional yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi, dengan menitikberatkan pada upaya pencegahan dini melalui edukasi dan sosialisasi, penguatan ketahanan keluarga dan masyarakat, serta langkah-langkah penindakan terhadap peredaran gelap narkotika.
“Permasalahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, hingga generasi muda,” tambah M. Febrian Jufril.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa,” ujarnya menambahkan.
Wakil Bupati H. Candra menyambut baik program dari BNN terkait P4GN. Permasalahan narkotika merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan daerah.
“Pemda Kabupaten Solok memandang penting adanya sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, BNN, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Candra.
Kami berharap kolaborasi yang terbangun dapat berjalan secara berkelanjutan dan terintegrasi, sehingga Kabupaten Solok dapat menjadi daerah yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkotika.
“Ini adalah tanggung jawab bersama demi melindungi generasi penerus dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Solok yang sejahtera dan berakhlak,” ujar Wabup Candra.
Kolaborasi yang kuat, tambah Candra, diharapkan mampu memperluas jangkauan program pencegahan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memperkuat langkah penanganan permasalahan narkoba secara menyeluruh. Wewe
Baca juga: Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pemko Payakumbuh dan BNN RI Perkuat Sinergi



Facebook Comments