Main Organ Tunggal Sampai Dini Hari, Seorang Mahasiswa Tewas Ditusuk

organ
SuhaNews – Diduga melakukan penusukan terhadap pemain organ tunggal, Seorang pria, WJPT (25) warga Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubeg, Kota Padang diamankan jajaran Polsek Lubuk Begalung, Minggu (21/11) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB.

“Benar, kita mengamankan WJPT yang diduga melakukan penusukan terhadap korban,” ujar Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Chairul Amri Nasution.

Baca juga: Ayah dan Anak Ditangkap Polisi Lakukan Penganiayaan di Lubuk Begalung

AKP Chairul Amri Nasution menjelaskan bahwa ayah pelaku meminta korban untuk menghentikan organ tunggal karena sudah dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Apalagi rumah pelaku dengan lokasi pesta pernikahan dan organ tunggal  dimainkan hanya dibatasi dinding.

Permintaan ayah pelaku itu tidak dihiraukan oleh korban, Pelaku marah, ia mendatangi lokasi permainan organ tunggal dan melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan sebilah pisau.

“Pisau tersebut mendarat di perut bagian kanan,” tutur Kapolsek Minggu (21/11).

Selain ada korban yang meninggal, jelasnya, ada juga yang mengalami luka akibat benda tajam.

Korban yang tewas, jelas AKP Chairul Amri Nasution, bernama EN (28), mahasiswa asal Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Korban meninggal saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.

Sementara Korban lainnya, WFH (21) mengalami luka bacok, dan SZ (28) tahun mengalami luka robek.

“Motif dari kejadian ini adalah murni karena sakit hati,” ujar AKP Chairul Amri Nasution.

Polisi berhasilkan mengamankan pelaku dan sebuah pisau sebagai barang bukti. Pelaku dalam perawatan akibat luka bagian jari. Pelaku dikenakan Pasal 351 KUHP ayat (3) atau 338 dengan ancaman tujuh tahun kurungan penjara. (*)

Baca juga: Penganiayaan TNI Oleh Moge, Polres Bukittinggi dan Kodim Gelar Konfrense Pers

Facebook Comments

BACA JUGA  DPRD Solsel Bahas Ranperda Pemekaran Nagari
loading...
Artikel sebelumyaIndo Jalito Peduli Salurkan Bantuan Mukena untuk Pedagang Pantai Kata Pariaman
Artikel berikutnyaPadang Pariaman Gelar Festival Baju Kuruang Basiba di TMII Jakarta