MAN 2 Bukittinggi Dukung Kemampuan Iptek Siswa dengan Praktikum

MAN 2 Bukittinggi Dukung Kemampuan Iptek Siswa dengan Praktikum
Bukittinggi, SuhaNews – Untuk mendukung kemampuaan siswa dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), MAN 2 Bukittinggi melatih kemahiran siswa dengan ptraktikum, baik di laboiratorium maupun di alam.

Desna Yanti sebagai guru Fisika MAN 2 Bukittinggi menjadikan tantangan tersebut sebagai motivasi untuk mencari solusi agar siswa tertarik untuk belajar Fisika.
Fisika merupakan  ilmu pengetahuan yang mempelajari  sifat dan fenomena alam atau gejala alam dan seluruh interaksi yang terjadi didalamnya. Fisika tersebut salah satu mata pelajaran wajib jurusan IPA dalam kurikulum 2013.

“Perubahan Kurikulum KTSP ke Kurikulum 2013 menuntut guru agar lebih kreatif menggunakan model pembelajaran dan alat peraga. Pemilihan alat peraga tergantung dari ketersedian alat- alat yang ada di sekitar kita,” tuturnya.

Pada materi Fluida Dinamis di Kelas XI. IPA Desna Yanti berinisiatif memanfaatkan barang-barang bekas yaitu botol air mineral dan ember. Siswa diajak mengamati, mengukur, menganalisa dan membuat kesimpulan tentang kuat dan lemahnya tekanan air yang mengalir dari botol- botol yang dilubangi yang telah dialiri air.

Desna Yanti menyampaikan. “Pemilihan alat peraga sederhana ini adalah salah satu bentuk aplikasi model pembelajaran Kontekstual Teaching Learning, yaitu pembelajaran aktif, bermakna, tidak sekedar menghafal tetapi mengkonstruksi atau membangun pengetahuan dan keterampilan baru lewat fakta-fakta yang mereka alami dalam kehidupannya,” jelasnya.

Selanjutnya Desna Yanti menuturkan, ” pembelajaran aktif dan bermakna ini sesuai dengan slogan mas Menteri Nadiem Makarim yaitu merdeka belajar. Apalagi semenjak adanya Fasilitator Daerah (fasda) di MGMP Fisika juga memberikan motivasi tersendiri bagi kami,” Katanya lagi.

Dihubungi secara terpisah Deswita menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulillah semenjak adanya bantuan dana Blok Grand pada beberapa MGMP sangat berdampak pada  motivasi guru untuk kreatif dalam kegiatan PBM. Guru semakin sering melaksanakan praktek pembelajaran seperti yang kita lihat pada mapel Fisika. Siswa semakin senang dan tertarik belajar Fisika,melalui penggunaan media sederhana mampu merubah mindset siswa”. Ujar Deswita Yuli/Syafrial|Moentjak

BACA JUGA  Paket Sembako untuk Buruh Angkat dari Pemko Padang

Berita Terkait :

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaKebakaran di Tabek Patah, Rumah Kayu Ludes Dilalap Api
Artikel berikutnyaBelajar Wisata dan Pendidikan, Sawahlunto Studi Komparatif  ke Yogyakarta