MAN 3 Solok Siapkan Pembelajaran Daring Selama Dirumahkan

Alahan Panjang, SuhaNews. Sikapi dengan cepat instruksi Bupati Solok Gusmal, SE, MM terkait edaran pencegahan penyebaran Covid-19, Kepala MAN 3 Solok H. Amriwal, S.Pd.I langsung instruksikan guru dan pegawai agar segera menggelar rapat, Jum’at, 20/3)

Rapat yang langsung dipimpin oleh kepala madrasah beberapa menit usai ada informasi instruksi bupati tersebut terkesan mendadak sehingga beberapa wali kelas tidak terlihat hadir saat itu.

Setelah disosialisasikan kepala madrasah, tidak berlangsung lama, beberapa poin penting terkait instruksi bupati tersebut sepakat untuk ditindaklanjuti segera.

Baca Juga : Tim Promkes Puskesmas Alahan Panjang Sosialisasikan Covid-19 di MAN 3 Solok

Beiringan dengan itu melalui Group WA MAN 3 Solok juga dirilis keputusan hasil musyawarah Kankemenag menindaklanjuti instruksi bupati salah satunya seluruh siswa dibelajarkan di rumah mulai 21 Maret hingga 2 April 2020.

Terkait teknis pelaksanaan, beberapa orang guru berbeda pendapat. Ada yang mengusul dalam pelaksanaan melibatkan orang tua, terutama dalam pengawasan karena peran guru sepenuhnya ditangan orang tua.

Seorang guru cukup memberikan tugas dan menyiapkan buku kontrol gang ditandatangani oleh orang tua kemudian diserahkan diawal masuk ke madrasah.

Usulan lain, pelaksanaan belajar di rumah berbasis teknologi, menggunakan android atau laptop. Namun, usulan tersebut disebagian guru  menilai tidak efektif dikarenakan keterbatasan sarana dan jaringan internet yang dimiliki siswa.

Menengahi itu, Amriwal, S.Pd.I berpendapat bahwa kedua langkah itu baik karena pada hakikatnya memiliki tujuan yang sama, hanya saja pemakaiannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik bersangkutan.

Amriwal berpendapat dalam kondisi ini peran wali kelas sangat penting sebagai pengatur lalu lintas dalam pendistribusian tugas dari guru bidang studi ke siswa.

Bagi siswa yang memiliki sarana sebut Amriwal tentu tidak akan banyak menemukan kendala dan bagi yang tidak memiliki sarana itu atau daerahnya belum tersentuh jaringan internet tentu ini akan jadi kendala.

Oleh sebab itu, bagi siswa yang berketerbatasan sarana, guru dapat memilih opsi pertama yaitu memberikan tugas lebih awal dalam bentuk tertulis kemudian dilaksanakan sesuai dengan kondisi di rumahnya masing masing dibawah pengawasan penuh dari orang tua.

Dihadapan unsur pimpinan, majelis guru serta pegawai yang hadir, Amriwal berharap tiga cara ini dapat jadi solusi pelaksanaan pembelajaran di rumah dan memperoleh hasil yang baik.

reporter : Nurman  editor : Moentjak

Baca Juga :

 

Facebook Comments

loading...