ODGJ Ditabrak KA Sibinuang?

ODGJ Ditabrak KA Sibinuang?
KA Sibinuang (B1) melaju pelan dari Stasiun Kereta Api Pariaman menuju Padang pukul 06:06 WIB dihari Jum’at (24/12/2021).
Menjelang stasiun Kurai Taji, KA Sibinuang (B1) berhenti secara tiba-tiba dan sontak mengagetkan semua penumpang yang ada.

Rata-rata penumpang yang notabene Kaum Milenial langsung menuju Gerbong terdepan dengan Gadget (Android) yang telah standby kamera atau video menyaksikan peristiwa apa yang sesungguhnya terjadi.

Memang itulah fenomena Zaman Now entah Positif atau Negatif, ketika ada peristiwa terkini baik itu kecelakaan atau hal lainnya, kebanyakan dari oknum yang ada menyaksikan dan mengabadikan momen tersebut tanpa memperhatikan maslahat dan mudharatnya.

“Yang penting Viral (terkenal) banyak like and Subscribe,” itu ujarnya.

Apakah banyaknya like and Subscribe menyebabkan mereka masuk surga dan mulia dimata Allah?

Padahal semua kan ada aturannya. Tak sembarang orang boleh mengambil Dokumentasi berupa photo dan video terus menyebabkannya didunia maya tanpa ada izin.

Terkecuali insan pers yang telah dibekali ilmu dan diijinkan untuk meliput hal tersebut.

Itupun harus sesuai dengan aturan yang ada, marilah bersama-sama kita patuhi aturan, karena aturan itu dibuat untuk dipatuhi dan bukan untuk dilanggar.

Apabila semua kita selalu menabrak atau melanggar aturan yang ada tanpa memperdulikan norma-norma, apa jadinya ini Dunia.

Memang yang namanya manusia memiliki rasa ingin tahu (kepo) yang terkadang kebablasan, semoga Allah lindungi kita dari hal demikian.

Inilah PR kita semua agar kiranya memperhatikan norma yang berlaku, apalagi katanya orang timur penuh dengan peradaban.

Apakah itu masih ada?

Jangan tanya pada rumput yang bergoyang, tapi tanyakan kehati nurani anda, karena biasanya hati nurani tak pernah bohong.

Konon katanya Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terkenal di Kota Sala Lauak Pariaman, itulah yang tertabrak Kereta Api Sibinuang pagi ini, yang biasanya berkeliaran tanpa celana.

BACA JUGA  Meresahkan Warga, Pelaku Jambret di Ringkus unit Reskrim Padang Timur

Terlepas dari benar atau tidaknya informasi tersebut, disini penulis mengetuk pintu hati kita semua termasuk penulis sendiri untuk kiranya bijak menggunakan Media Sosial agar tidak terjadi seperti pepatah katakan, “Senjata Makan Tuan”. Semoga bermanfaat, Baarakallahufiikum.Adi

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaLaporkan Hasil Reses, DPRD Kabupaten Solok Gelar Rapat Paripurna
Artikel berikutnyaZohirin Sayuti Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak SD