Koto Baru, SuhaNews – Penyuluh Agama Islam (PAI) dilingkup Kantor Kemenag Kabupaten Solok mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan media sosial, Rabu (17/5) di aula Hubbul Wathan.
Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Zulfatmai, S,Ag dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Penyuluh Agama Islam dalam mengelola media sosial sebagai penyambung dan penyampai informasn Kementerian Agama kepada masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta yang terdiri dari Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Koordinator Penyuluh Agama Honorer Kecamatan, sedangkan narasumbernya adalah Kakan Kemenag H. Zulkifli, Kasubbag TU H. Fuadi Nawawi dan Fungsional Pranata Humas Ahli Muda, Zulhafendi, SE.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok H. ZUlkifli mengatakan, penyuluh agama adalah penyambung lidah Menteri Agama dalam menyampaikan program pembangunan bidang keagamaan ketengah masyarakat. Selain melalui dakwah dan pertemuan dengan kelompok binaan, Penyuluh Agama Islam juga dituntut untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana melaksanakan tupoksi.
Kakan Kemenag berharap, bimtek yang diadakan ini dapat diikuti dengaan baik, untuk kemudian diterapkan dalam menjalankan tupoksi.
“Khusus untuk koordinator kecamatan, karena dari delapan orang PAH perkecamatan yang ikut hanya satu orang, diharapkan untuk berbagi ilmu dengan penyuluh lain nantinya.” pesan Zulkifli
Menutup sambutannya H. Zulkifli mengatakan bahwa BImtek ini bagian dari strategi mewujudkan program prioritas Kemneterian Agama yakni digitalisasi layanan berbasis teknologi informasi.
Fungsional Pranata Humas Zulhafendi, SE dalam paparan materinya mengupas fungis dan peran media sosial dalam menyampaikan program Kementerian Agama pada masyarakat. Peserta juga dibekali dengan ilmu dan trik fotografi sebagai salah satu kekuatan pesan di media sosial.

Pengelola Humas yang pernah menyabet prediket terbaik dilingkup Kanwil Kemenag Sumbar ini juga berbagi ilmu fotografi dan pembuatan infografis sebagai salah pesan berbasis media sosial.
Dalam materi ini peserta juga diberi kesempatan tanya jawab dan diskusi seputar pengelolaan media sosial untuk membangun citra positif lembaga. Fendi
Berita Terkait :



Facebook Comments