Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji 2021, Ditunggangi Isu Hoax.

Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji 2021, Ditunggangi Isu Hoax.
Ilustrasi, Jamaah Haji Embarkasi Padang Tahun 2019. Dok. SuhaNews.
SuhaNews. Keputusan Pemerintah tentang pembatalan keberangkatan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2021 ditunggangi isu hoax oleh pihak yang bertanggung jawab. Sehingga terjadi kesimping siuran ditengah masyarakat terutama calon jamaah haji dan keluarganya.

Hoax ini muncul setelah Menteri Agama Yaqut Kholil Qaumas menyampaikan keputsan pemerintah terkait tidak adanya Calon Jamaah Haji Indonesia yang berangkat tahun ini. Kepusatan tersebut disampaikan Menteri Agama dalam telekonferensi dengan media di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Keputusan terebut dikuatkan dengan Keputusan Menteri Agama nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Haji pada penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2021/1442 H.

Humas Kementerian Agama merangkum lima berita hoax yang beredar di tengah masyarakat dari berbagai media, diantaranya, pembatalan disebabkan Indonesia tidak diberi kuota oleh pemerintah Arab Saudi. Hal ini langsung dibantah oleh Duta Besar R.I untuk Arab Saudi, dengan menegaskan bahwa pembatalan murni karena pandemi Covid-19.

Isu kedua yang tidak benar adalah, adanya sebelas negara di dunia yang diberi kuota oleh pemerintah Arab Saudi namun, indonesia tidak termasuk diantaranya.

Ketiga, isu yang mengatakan Dana Haji Ditilep Pemerintah. Kabar tak sedap ini pernah juga mengapung pada Februari 2021 yang lalu. Namun setelah dijelaskan oleh pihak-pihak terkait, isu yang dipastikan hoax ini hilang dengan sendirinya. Baru muncul kembali saat ini, setelah pembatalan haji 2021.

Kabar keempat yang menyesatkan adalah, Indonesia memiliki utang pada pemerintah Arab Saudi dari penyelenggaraan Haji tahun-tahun sebelumnya. Hal ini langsung dibantah oleh Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman memastikan bahwa Indonesia tidak mempunyai utang akomodasi jemaah ke Arab Saudi.

“Informasi Indonesia belum bayar akomodasi jemaah jelas keliru dan menyesatkan. Jemaah haji Indonesia juga tidak pernah ditolak Arab Saudi,” tegas Oman di Jakarta, Rabu (17/2/2021) lalu sebagaimana dilansir oleh situs resmi Kementerian Agama.

BACA JUGA  Hama Tikus Hantui Petani, Talu Tanam Padi Dua Kali Setahun

Dengan tegas Oman menyebut, bahwa Indonesia salah satu negara terbaik dalam manajemen penyelenggaraan Haji di dinuia, yang mencakup proses pengadaan layanan di Arab Saudi, baik transportasi, katering, maupun akomodasi.

Pemberian vaksin sinovac, juga dijadikan isu / hoax dibatalkannya keberangkatan haji tahun 2021 ini. Isu ini mendompleng pada pengumuman KMA 660/2021 pada Kamis (3/6) kemarin.

Dalam kesempatan ini, Humas Kementerian Agama mengajak masyarakat untuk bijak menanggapi apalagi menyebarkan informasi terkait haji. Informasi resminya bisa didapatkan di situs Kementerian Agama atau mendatangi Kantor Kemenag terdekat. Fendi | Moentjak

Berita Terkait : 

Facebook Comments

loading...