Pembinaan PAI Kota Bukittinggi Yang Menggugah Semangat Dakwah Inovatif

Bukittinggi, SuhaNews. Penyuluh Agama merupakan garda terdepan bagi Kementerian Agama dalam upaya meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran Agama di tengah-tengah masyarakat.

Sesuai dengan perkembangan zaman di era digitalisasi sangat diharapkan penyuluh Agama mampu mengiringi perkembangan zaman tersebut dengan berbagai upaya. Salah satunya mengikuti berbagai diklat, pembinaan dan pendidikan.

Untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan dalam menguasai teknologi seputar tugas kepenyuluhannya, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi beberapa waktu yang lalu selesai melaksanaan Pembinaan penyuluh Agama konten dakwah melalui media sosial.

Baca juga : Peranan Media Sebagai Media Dakwah Penyuluh Agama

Rusman Edi (Ketua Pokjaluh Kementerian Agama Kota Bukittinggi) kepada Inmas Senin, 16 Maret 2020 menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama Kota Bukittinggi sebagai lembaga yang menaungi Penyuluh Agama di daerah ini telah melakukan kegiatan pembinaan penyuluh agama yang berotientasi kepada peningkatan Kopetensi dan pembekalan terhadap penyuluh agama islam baik Fungsional maupun Non PNS.

Kegiatan dimaksud ialah pembinaan penyuluh Agama Islam konten dakwah melalui media sosial yang merangsang penyuluh agama dalam untuk aktif mengunakan media sosial dalam rangka melaksanakan tugas kepenyuluhan di era digital ini.

“Alhamdulillah Kali ini Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Bimas Islam sengaja melakukan kegiatan pembinaan di tempat yang punya kesan tersendiri bagi kami, tepatnya di Hotel Nuansa Maninjau kab. Agam,” tururnya

“Di lokasi yang bernuansa pesona yang indah di hadapan pesona danau Maninjau ini, penyuluh agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi sengaja diinapkan selama dua hari satu malam untuk lebih konsentrasi menerima pembekalan dari para Narasumber/ pemateri dalam kegiatan pembinaan ini yang tidak saja dari Instansi Kementerian Agama Kota Bukittinggi saja, akan tetapi juga dari MUI Kota Bukittinggi, dari Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat dan bahkan dari Balai Diklat Keagamaan Padang,” imbuhnya.

Hal tersebut di lakukan untuk mengarungi kemajuan zaman yang menuntut adanya tindakan kongkrit dalam menyikapi perkembangan itu. Materi demi materi telah di ikuti dan di pahami peserta dengan baik.

“Kalau di pahami paparan materi yang telah di terima itu semua bermuara kepada pemberian motivasi, membangun semangat dakwah dan komitmen dalam menjalankan tugas mulia ini yang di tujukan kepada semua elemen masyarakat. Untuk itu semua penyuluh agama islam di harapkan harus Arif dalam mensiasati perkembangan zaman itu termasuk media sosial. Media sosial sebagai salah satu bagian dari perkembangan zaman itu tidak bisa kita abaikan apalagi kita tolak. Kita harus mampu menyikapi dengan mempersiapkan kemampuan diri dibidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi tersebut,” katanya ketua Pokjaluh Kementerian Agama Kota Bukittinggi ini lagi.

Dengan adanya pembinaan penyuluh agama ini tentunya Pokjaluh di Kota ini sangat mengapresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan ini. Disamping itu kita berharap kepada insan insan penyuluh agama sebagai penerang masyarakat dan penyejuk ummat harus mampu berinovasi berkreasi dan melahirkan perubahan ke arah yang lebih baik dalam tugas kepenyuluhannya. Salah satunya mengemas konten konten materi kepenyuluhannya kearah yang lebih baik.

“Agaknya kegiatan pembinaan yang ber beground pesona Danau Maninjau ini mampu menumbuhkan dan melahirkan ide ide dan konsep yang bersifat aspiratif dan inspiratif serta motifasi yang tinggi bagi diri seorang penyuluh agama. Semoga dimasa datang penyuluh agama makin di rasakan kehadiran dan keberadaannya di tengah masyarakat

reporter : Edi |Yal  editor : Wewe

Baca Juga :

 

Facebook Comments

loading...