Batusangkar, SuhaNews – Pjs Bupati Tanah Datar Erman Rahman. atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melepas secara resmi istri Almarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi di Gazebo Indo Jolito, Batusangkar (10/11/2020).
“Di bawah kepemimpinan Almarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi dan Wakil Bupati Zuldafri Darma, banyak hal yang sudah diperbuat untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Datar,” ujar Erman Rahman.
Pembangunan fisik, jelasnya, dilakukan beriringan dengan pembangunan non fisik untuk mewujudkan visi misi yang sudah ditetapan.
“Banyak prestasi yang diraih Tanah Datar dan melahirkan banyak inovasi di masa kepemimpinan almarhum. Itu semua tidak terlepas dari dukungan Ibu Emi Irdinansyah selaku ketua PKK dan begitu juga dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya saat melepas secara resmi Ibu Hj. Emi Irdinansyah dan keluarga.
Prestasi yang diraih dan apa yang telah diperbuat, jelas Erman, merupakan wujud kecintaan terhadap Tanah Datar. Banyak pembangunan di masa kepemimpinan almarhum, baik fisik maupun non fisik. Di samping itu, almarhum telah menginisiasi hingga telah berdirinya hampir 180 rumah-rumah tahfizh di Kabupaten Tanah Datar.
“Almarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi yang mengabdi selama enam tahun tiga bulan baik sebagai Wakil Bupati maupun Bupati Tanah Datar merupakan pemimpin yang visioner, mengayomi dan inovator,” sampainya lagi.
Erman Rahman menambahkan, sesuatu yang istimewa dari almarhum yaitu mendorong ekonomi masyarakat dan banyak hal yang dilakukan, seperti program dan kegiatan kemasyarakatan, program magrib mengaji, gerakan subuh berjamaah, gapura mantap, berkantor sehari di nagari, bantuan beasiswa dan lainnya.
Di bidang fisik, berbagai pembangunan diwujudkan baik dari APBN maupun APBD seperti revitalisasi Nagari Tuo Pariangan, Sentra Tenun Lintau, pembangunan pasar nagari, puskesmas, pembenahan Istano Basa Pagaruyung, Pasar Koto Baru, revitalisasi lapangan Cindua Mato, Gedung Pustaka dan lainnya.
“Sudah hampir 160 prestasi yang diraih almarhum, di antaranya yang membanggakan masyarakat Tanah Datar yaitu juara pertama Tingkat Nasional Pembangunan Daerah (PPD), Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi, Piala WTN, Piala Adipura, opini WTP terbanyak dan penghargaan bergengsi lainnya, semoga ini menjadi amal ibadah bagi almarhum dan kita sebagai warga Tanah Datar akan selalu mengingat dan mengenang,” ujarnya.
Lebih lanjut ulas Erman, sebagai pemimpin visioner dan menerapkan budaya kerja bagi ASN, Cepat, Cerdas, Cermat, Dedikasi, Disiplin dan Inovatif (321CDI) ini almarhum juga sangat dekat dengan masyarakat.
Kepada Ny. Emi Irdinansyah yang selama ini mendampingi almarhum sampaikan ucapan terima kasih dan beri apresiasi yang tinggi, di samping sebagai isteri Ny. Emi juga sangat mengayomi dalam berbagai kegiatan baik itu selaku ketua PKK, PMI, Himpaudi maupun dalam kegiatan sosial lainnya.
“Kontribusi almarhum dan Ibuk sangat besar dan bermanfaat bagi kita semua, tentunya kami berharap ini dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh jajaran serta untuk dapat dilanjutkan di masa kepemimpinan berikutnya. . Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian almarhum dan ibuk dalam membangun Tanah Datar,” tutupnya
Sebelumnya Ny. Emi Irdinansyah juga mengucapkan terima kasih kepada pemkab Tanah Datar yang telah memberi dukungan kepada almarhum dan keluarga selama memimpin Tanah Datar.
“Suatu kehormatan yang tak ternilai bagi kami sekeluarga, dan kami berharap semoga Kabupaten Tanah Datar ke depan semakin maju, madani dan berkembang serta menjadi kabupaten yang terbaik dalam segala hal,” ucapnya didampingi anak dan menantu.
“Hari ini hari yang sangat berbahagia bagi kami sekeluarga, karena hari ini kita berkumpul dalam kebersamaan, semoga menambah keakraban dan kekeluargaan bagi kita semua, namun kami juga merasakan sedih yang mendalam, karena sosok yang kita banggakan yang telah memimpin Tanah Datar lebih kurang enam tahun telah pergi untuk selamanya, semoga masa pengabdian itu menjadi ladang amal ibadah bagi almarhum,” sambung Ny. Emi.
Ny. Emi juga menyebut program wakaf 1000 hafizh yang digagas almarhum dan telah mewisuda hampir 5000 wisuda tahfizh hingga saat ini masih terus dilaksanakan, walau saat ini di masa pandemi covid-19.
“Semoga ini terus berjalan karena ini juga sebagai upaya membentuk karakter generasi penerus bangsa dan pengisi keimanan anak-anak kita dan meningkatkan hafalan ayat-ayat suci alquran,” ujarnya.
Ny. Emi juga sebut program gapura mantap yang digagas almarhum semenjak tahun 2017 hingga 2019 telah membangun rumah pra sejahtera sebanyak 2.848 rumah, dan Ia berhatap ini dapat berlanjut ke depannya.
Turut hadir saat pelepasan secara resmi tersebut Forkopimda Tanah Datar dan Padang Panjang, Kepala OPD, perwakilan wali nagari, berbagai organisasi dan instansi, rekan wartawan serta undangan lainnya.
Reporter: Dajim Editor: Wewe
Baca juga:



Facebook Comments