Pemko Bukittinggi Lounching Sekolah Keluarga

Pemko Bukittinggi Lounching Sekolah Keluarga
Bukittinggi, SuhaNews. Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi di wakili Kasi Bimas Islam H. Gazali menghadiri acara Launching Sekolah Keluarga Angkatan III Tahun 2020 bersama Forkopimda dan sejumlah tamu undangan lainnya Rabu, 19 Februari bertempat di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi.

Kepala Kemenag Kota Bukittinggi di wakili Kasi Bimas Islam H. Gazali menyampaikan dukungannya atas program sekolah keluarga yang di gagas TP-PKK bersama Pemko Bukittinggi ini Karena banyak manfaat yang didapat untuk mewujudkan Sakinah Mawaddah Warahmah di Kota Bukittinggi.

“Kita dari Kementerian Agama Kota Bukittinggi sangat mendukung program sekolah keluarga ini yang telah di kuatkan dengan Penanda tangani MoU. Dimana dalam MoU tersebut di tegaskan bahwa kementerian Agama Kota Bukittinggi menjadi Narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Sekarang ini banyak sekali kita temui masalah sosial yang dapat merusak generasi penerus. Mulai dari maraknya peredaran narkoba, LGBT, kekerasan terhadap perempuan dan anak sampai berbagai masalah lainnya. Mudah-mudahan dengan sekolah keluarga hal ini bisa teratasi,” tuturnya.

Selanjutnya Kata H. Gazali Sekolah keluarga ini juga satu langkah untuk mewujudkan keluarga sakinah dalam menjamin terjalinnya keluarga bahagia dan harmonis di Kota Bukittinggi. Mewujudkan keluarga yang kuat, disiplin, sakinah mawaddah wa rahmah dalam membentuk generasi yang berkualitas.

Selaku inisiator, Ketua TP PKK Kota Bukittinggi Yessi Ramlan Nurmatias mengatakan Sekolah Keluarga ada untuk menjawab keresahan karena banyaknya persoalan sosial di Bukittinggi. Sekaligus merupakan salah satu cara dalam mempersiapkan keluarga menghadapi Bonus Demografi pada tahun 2045.

Yessi melihat, anak adalah tumpuan harapan kita. Anak adalah aset bangsa kita dimasa depan. Bagaimana perlakuan kita hari ini, itu pula yang akan diberikan anak kita nanti.

BACA JUGA  Gerhana Matahari, Kemenag Bukittinggi Gelar Salat Kusuf di Masjid Jami' Birugo

Semua itu tergantung dari orang tua dirumah. Sekolah Keluarga diharapkan dapat membimbing orang tua dalam mengawal anak dan generasi muda kita menjdi generasi emas di tahun 2045. Ditangan kita saat ini lah, kualitas anak akan ditentukan.

Menurut Yessi, kalau kita tidak sadar dari sekarang, maka kita akan mendapatkan generasi yang menyimpang dan jauh dari harapan. Sekolah keluarga ada untuk mencegah hal itu.

Karena itu mulai sekarang mari kita berubah menjadi orang tua yang kuat bagi anak kita. Kita yang berubah dulu baru anak akan mencontoh kita. Kita berakhlak mulia dulu baru anak kita berakhlak mulia. Apa yang kita usahakan dan ubah sekarang, akan kita nikmati 5, 10 dan 15 tahun lagi.

Sekolah Keluarga yang telah memasuki tahun ke tiga pelaksanaannya diadakan di 24 kelurahan dengan support besar dari Pemko Bukittinggi serta kerjasama dengan berbagai pihak termasuk Kementerian Agama Kota Bukittinggi yang di kuatkan dengan Memorandum Of Understanding (MoU) . Selain progran Sekolah Keluarga, PKK juga menginisasi kegiatan konseling pranikah dan istbat nikah.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan Sekolah Keluarga berawal dari inovasi ketua tp pkk sebagai jawaban atas kekhawatiran atas beratnya beban bonus demografi yang akan kita terima pada tahun 2045. Sepakat dengan Ketua PKK, menurut Ramlan Sekolah Keluarga menjadi jalan keluar terhadap persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.

Kuncinya ada di keluarga. Karena itu guna mewujudkan keluarga yang kuat, sakinah mawadah wa rahmah itu, perlu penguatan keluarga lewat Sekolah Keluarga.
Launching Sekolah Keluarga tersebut juga diisi dengan Kuliah Umum pertama. Dengan materi berjudul pengasuhan, pendidikan dan perlindungan anak dalam Islan bersama narasumber Prof. Hadi Utomo. Launching dan Kuliah Umum pertama itu diikuti oleh seluruh peserta Sekolah Keluarga dan undangan lainnya.

BACA JUGA  Diresmikan Walikota Solok, Musala Muhajirin Jadi Masjid

reporter : Yal editor : Moentjak

Baca Juga :

 

Facebook Comments

loading...