Pemko Padang Panjang Akan Terbitkan Perwako Tentang RSUD dan Puskeamas

39 Warga Padang Panjang Terkonfirmasi Positif Covid-19
SuhaNews. Dalam rangka menindaklanjuti ketentuan pasal 43 Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah, bahwasanya Rumah Sakit Kabupaten/Kota sebagai unit organisasi Pemerintah Daerah yang bersifat khusus, Pemko Padang Panjang berencana mengeluarkan Perwako terkait hal tersebut.
Begitu halnya dengan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) sebagai unit organisasi bersifat fungsional yang memberikan layanan secara profesional perlu disusun mekanisme pertanggungjawaban operasionalnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Bagian Sekretariat Daerah melakukan pembahasan terkait rencana penyusunan Perwako Padang Panjang tentang mekanisme pertanggungjawaban operasional RSUD dan Puskesmas pada Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Kamis (3/9).

Bertempat di Ruang VIP, pembahasan Perwako dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Martoni, S.Sos, M.Si, dihadiri oleh Direktur RSUD, Kepala BKPSDM, Kabag Organisasi, dan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang.

Dalam penyampaiannya Martoni berharap agar unsur terkait mengupayakan adanya Perwako tentang mekanisme pertanggungjawaban RSUD dan Puskesmas ini, sehingga jelas kaitannya dengan Dinas Kesehatan.

Sementara itu Direktur RSUD dr. Ardoni mengucapkan, tampaknya Padang Panjang harus memulai penyusunan Perwako, sehingga struktur organisasi RSUD dan Puskesmas sesuai dengan amanat PP Nomor 72 Tahun 2019.

Turut menambahkan Perwakilan Dinas Kesehatan Rahmaisa, berharap hendaknya Perwako yang akan dibuat benar-benar menjelaskan secara rinci mekanisme pertanggungjawaban RSUD, Puskesmas dan Dinkes, sehingga memudahkan fungsi untuk kedepannya. Rel | Moentjak

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...