Lubuk Basung, SuhaNews – Suasana haru dan bangga mewarnai acara perpisahan siswa kelas IX MTsN 4 Agam TP. 2024/2025 yang berlangsung khidmat di Balairung Kantor Bupati Agam, Lubuk Basung, Selasa (15/4).
Bupati Agam dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam Taslim, S.Pd., M.Pd, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam Dr. H. Thomas Febria, MA, Camat Lubuk Basung diwakili oleh Sekretaris Camat Bayu Wiranata Arga, Kepala Urusan Agama (KUA) Lubuk Basung Zulfahmi, Jorong Balai Ahad, Kepala Madrasah se-Agam bagian Barat, Kepala Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Lubuk Basung, serta orang tua/wali murid kelas IX, majelis guru, dan staf MTsN 4 Agam.


Ketua pelaksana acara, Rostam Ependi, S.Ag, dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Agam dan Kemenag Kabupaten Agam atas dukungan yang diberikan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan kepada para tamu undangan.
Lebih lanjut, Rostam Ependi berpesan kepada para siswa yang akan meninggalkan madrasah untuk menjadi anak bangsa yang berguna serta mengapresiasi partisipasi aktif dari para wali murid.
Kepala MTsN 4 Agam, Zulherman, S.Ag., M.Pd, dalam sambutannya mengenang momen tiga tahun lalu saat para orang tua mempercayakan pendidikan putra-putri mereka kepada MTsN 4 Agam. Ia menyampaikan bahwa inilah hasil didikan yang telah diberikan pihak madrasah dan mendorong para siswa untuk terus berjuang menghadapi kerasnya dunia nyata.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara perpisahan ini. Kepala madrasah menekankan pentingnya bagi para siswa untuk selalu patuh kepada orang tua dan guru, serta mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Acara perpisahan semakin berkesan dengan penampilan istimewa dari siswa siswi MTsN 4 Agam. M. Raqib, perwakilan siswa kelas IX, tak kuasa menahan haru saat menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh guru yang telah mendidik mereka dengan sabar dan penuh kasih sayang selama menimba ilmu di MTsN 4 Agam.

Salah seorang wali murid mewakili orang tua/wali murid, Ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru yang telah ikhlas mendidik anak-anak mereka selama di madrasah. Amirullah meyakini bahwa selama tiga tahun menimba ilmu agama, pengetahuan, serta pendidikan sopan santun dan budi pekerti di MTsN 4 Agam, karakter anak-anak mereka telah mengalami perubahan yang positif.
Kepala Kemenag Kabupaten Agam, Dr. H. Thomas Febria, MA, memberikan apresiasi atas pemilihan Balairung Kantor Bupati Agam sebagai lokasi acara, menyebutnya sebagai sarana yang representatif. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana atas kerja keras mereka.

Penampilan siswa dalam acara tersebut dinilai memberikan pesan positif tentang pentingnya berbuat baik. Dalam sambutannya, Kakan Kemenag menekankan beberapa hal penting kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di madrasah, yaitu untuk terus meraih cita-cita dan berprestasi, serta bangga dengan setiap pencapaian.
Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan tidak cukup hanya sampai jenjang MTsN, melainkan harus terus berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi. Kakan Kemenag juga menyampaikan bahwa menuntut ilmu adalah ibadah dan Allah SWT akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu.
Harapan juga disampaikan kepada para orang tua untuk terus bertanggung jawab terhadap pendidikan anak-anak mereka dan tidak meninggalkan generasi yang lemah. Kepada pihak madrasah, ia berharap agar terus berupaya mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.
Ia juga menyinggung bahwa pendidikan memang membutuhkan pengorbanan demi masa depan anak-anak, sejalan dengan program “Bangkik dari Surau” yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Agam.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Taslim, M.Pd, yang mewakili Bupati Agam, menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Bupati karena tidak dapat hadir secara langsung akibat adanya tugas negara yang tidak dapat ditinggalkan.
Ia menegaskan bahwa ketidakhadiran Bupati tidak mengurangi arti penting acara perpisahan ini. Taslim menyampaikan bahwa selama tiga tahun, para siswa telah dididik dan ditempa di MTsN 4 Agam. Acara perpisahan ini, lanjutnya, menandakan bahwa para siswa telah menyelesaikan satu jenjang pendidikan dan akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ia mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa kelas IX, dan mengingatkan bahwa di tangan merekalah estafet kepemimpinan Kabupaten Agam di masa depan (10 hingga 20 tahun mendatang).

Kepala Dinas juga menyampaikan visi Kabupaten Agam sebagai Agam Madani dan Agam Religius, yang salah satunya diwujudkan melalui program “Bangkik dari Surau” untuk menjadikan surau sebagai pusat pendidikan masyarakat. Di akhir sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa MTsN 4 Agam telah menunjukkan prestasi yang membanggakan. Marisa | Nina | Patrianto | Rahmat
Baca Juga :



Facebook Comments