Pjs Bupati Solsel Larang Guru Ikut Grup Sosial Media Kandidat Pilkada

13 Anggota KPPS di Solok Selatan Positif Covid-19
Pjs. Bupati Solsel. Jasman Rizal peringatkan para guru di Solsel terkait Pilkada saat ini. Afrizal. A
SuhaNews. Dalam pertemuan dengn Kepala sekolah se Kab. Solok Selatan, di aula Sarantau Sasurambi, Selasa (6/10), Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan (Solsel), Jasman Rizal kembali menegaskan kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik untuk tidak ikut berpolitik pada pemilihan kepala daerah saat ini, termasuk aktif di grup  sosial media para kandidat.
Dilansir oleh BeritaMinang.com, Jasman menyebut, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) kepala sekolah dan guru-guru harus bersikap netral. Bahkan pada hal-hal kecil seperti memberikan like pada akun media sosial salah satu pasangan calon tidak diperbolehkan, karena itu sudah termasuk salah satu pelanggaran.

Jasman juga tidak akan mentoleransi apabila ada ASN kedapatan ikut-ikut berpolitik. “Persoalan netralitas ASN harga mati, jangan coba-coba terlibat,” tegasnya saat mengadakan pertemuan dengan kepala sekolah SD, SMP, SMA, dan pengawas pendidikan se solok selatan.

Ia juga menekankan agar ASN tidak ikut bergabung pada salah satu media sosial seperti whatapps group (WAG) yang mendukung salah satu paslon, ia menyarankan agar ASN segera keluar apabila dimasukkan dalam WAG tersebut, karena itu telah masuk dalam pelanggaran netralitas ASN.

Ia berharap, kepala sekolah menjadi perpanjangan tangannya menyampaikan pesan ini guru-guru di sekolahnya. “Saya berharap, tolong ini jadi perhatian kita semua,” ungkapnya.

editor : Moentjak sumber : BeritaMinang.com

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...