Polisi Hentikan Pesta Pernikahan

Polisi Hentikan Pesta Pernikahan
Kapolsek Linggo Sari Baganti Iptu Hardi Yasmar bersama camat, walinagari, sejumlah staf dan anggota saat membubarkan acara resepsi pernikahan yang digelar oleh Edi Jawa tepatnya di Kampung Bukit Putus Dalam, Nagari Lagan Hilir Punggasan
SuhaNews. Kapolri dengan tegas menyampaikan himbauan melarang masyarakat berkumpul, termasuk untuk pesta pernikahan. Namun masih saja ada yang melanggar, akibatnya Kepolisian bertindak tegas dengan menghentikannya. Pelarangan ini sebagai upaya mencegah mata rantai penyebaran Covid-19

Kamis (2/4) Polres Pesisir Selatan melalui Kapolsek Linggo Sari Baganti Iptu Hardi Yasmar bersama camat, walinagari, sejumlah staf dan anggota polisi saat membubarkan acara pesta pernikahan yang digelar oleh keluarga EJ di Kampung Bukit Putus Dalam, Nagari Lagan Hilir Punggasan.

Secara persuasif Kapolsek Linggo Sari Baganti Iptu Hardi Yasmar dan anggota polisi meminta acara dihentikan, termasuk orgen sebagai musik pengiring dan semua kegiatan pesta lainnya.

“Mengingat acara ini tidak mengantongi izin dari kepolisian negara republik Indonesia. Dengan ini saya imbau, saya ingatkan, demi undang-undang, saya perintahkan acara ini bubar. Saya Kapolsek Linggo Sari Baganti memerintahkan segera hentikan pesta ini,” ujar Kapolsek

“Kepada pemilik orgen matikan saat ini juga, kalau tidak saya sita nanti orgennya, oke. Ya, saya ingatkan tidak adalagi keramaian. Demi undang-undang saya perintahkan bubarkan acara ini, oke terimakasih. Saya tunggu waktu 10 menit. Matikan orgen matikan lampu semua. Segera,” tegas Kapolsek Linggo Sari Baganti Iptu Hardi Yasmar, pada video yang tersebar disejumlah grup WhatsApp.

Berita Terkait : Cegah Corona, Pesta Pernikahan di Sulit Air Dihentikan

Menurutnya, kedua pengantin yang menggelar resepsi pernikahan tersebut merupakan perantau yang baru datang tadi malam dari Batam. Bahkan, kata dia, sebelumnya sudah diingatkan oleh Walinagari dan Babinkamtibmas agar tidak melaksanakan kegiatan tersebut, namun tidak diindahkan.

“Langkah tegas ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona di daerah setempat. Makanya kami bubarkan,” katanya lagi.

BACA JUGA  Cegah Covid-19, Jalur Darat Keluar Masuk Jakarta Akan Segera Ditutup

Ia menyebutkan, selain memberikan edukasi kepada keluarga pengantin, para tamu yang datang saat itu juga diminta untuk segera membubarkan diri secara sadar.

“Kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa ini, sudah ada larangannya dari pemerintah dan Kapolri. Hal itu sudah diatur undang-undang. Bahkan, kami diperintahkan untuk tidak mengeluarkan setiap izin keramaian,” ucapnya.

editor : Moentjak sumber : Beritanda1.com

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumya79 Narapidana Lapas Solok Dibebaskan Kemenkumham
Artikel berikutnyaSebagian Besar Bus AKDP di Solok Tak Beroperasi Sejak 1 April lalu