Polres Payakumbuh Amankan Polwan Gadungan Tipu Korban Ratusan Juta

polres
SuhaNews. WST (43) alias W diamankan Polres Payakumbuh karena melakukan penipuan dengan mengaku sebagai Polisi Wanita (Polwan). Nilai kerugian korbannya mencapai ratusan juta rupiah.
Dilansir oleh Klikpositif.com, dalam melancarkan aksi penipuannya, W yang merupakan warga kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok mengaku sebagai Polwan berpangkat AKBP dan bisa membantu korbannya untuk lolos pada seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun 2020.

Aksi Polwan gadungan ini menipu tiga orang warga Kabupaten Lima Puluh Kota, yaitu Derry Parsetyo (20) dengan kerugian Rp46.500.000, Suci Wahyuni (19) dengan kerugian Rp.70.000.000 dan Alfitra (19) dengan kerugian Rp. 42.500.000.

Selain itu juga ada korban lainnya merupakan warga Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan bernama Adit dengan dengan kerugian Rp.45.000.000.

“Total kerugian keempat korban itu adalah senilai Rp204.000.000,” ujar Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, Rabu (26/8).

Dijelaskannya, dalam melakukan aksinya, pelaku mengaku dinas di Polda Metro Jaya, Jakarta. Dia juga memiliki foto berseragam yang telah diedit.

“Tersangka berjanji meloloskan korban tanpa mengikuti tes apapun,” ujarnya.

Kronologisnya menurut AKBP Dony, awalnya dilakukan penangkapan terhadap S yang merupakan suami tersangka di Muara Enim, Rabu (19/8) lalu. Berdasarkan keterangan Sabar dan hasil penyelidikan di Muara Enim, tim melakukan pengejaran terhadap tersangka W.

“W sendiri berhasil diamankan di Depok pada Kamis (20/8) sekira pukul 06.00 WIB,” katanya.

Untuk suami tersangka sendiri, AKBP Dony menyebut bahwa yang bersangkutan juga merasa tertipu oleh ulah istrinya tersebut.

“Karena S tidak mengetahui bahwa sebenarnya W bukanlah Polwan berpangkat AKBP yang dinas di Polda Metro. Pengakuan tersangka bahwa S tidak menerima hasil kejahatan dari W dan semua korban adalah keluarga S,” pungkasnya.

editor : Moentjak sumber : Klikpositif.com

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...