spot_img

Tausiah Ramadan, Kandungan Surat Al Fath ayat 29

Tausiah Ramadan, Kandungan Surat Al-Fath ayat 29

oleh : Hadi Sulman, S.Ag, Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Kabupaten Solok

Tafsir RAHMAT oleh H. Oemar Bakry hal. 1023 Qur’an Surat ke-48 Al-Fath yang berarti kemenangan. Tergolong Surat Madaniyah, jumlah ayatnya 29, diturunkan sesudah Surat Al-Jumu’ah. Dinamakan surat Al-Fath karena perkataan Al-Fath itu terdapat pada ayat pertama surat ini.

Diantara isinya :

  1. Rasulullah SAW bersama kaum Muhajirin  dan Anshar untuk menunaikan umrah ke Mekkah
  2. Khabar ini terdengar oleh kafir Quraisy, bahwa Ustman bin Affan utusan Rasulullah SAW menyampaikan berita ini. Maka mereka akan dibunuh
  3. Orang mukmin membulatkan tekad dan mengadakan janji setia kepada Rasulullah bahwa mereka akan mengorbankan harta dan jiwa mereka dikenal dengan BAI’AH SYAJARAH (perjanjian di bawah pohon)
  4. Berita ini menggemparkan kaum musyrik, mereka mengirim utusan untuk mengadakan perjanjian damai dengan ketua SUHAIL BIN UMAR
  5. Diantara isi perjanjian Hudaibiyah itu : kedua belah pihak setuju mengadakan perdamaian selama 10 tahun
  6. Perjanjian ini akhirnya menguntungkan kaum muslimin
  7. Orang-orang mukmin keras sikapnya terhadap orang-orang kafir dan lunak lemah lembut terhadap orang-orang mukmin
  8. Muhammad itu Rasulullah
  • Orang-orang yang bersamanya (Sikapnya) keras terhadap orang kafir
  • Kasih sayang (lunak lembut) sesama mereka
  • Kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya
  • Ciri-ciri mereka kelihatan pada bekas sujud
  1. Demikian perumpamaan mereka dalam Taurat dan Injil, yaitu sperti tanaman yang mulanya mengeluarkan tunasnya, tunas menjadi tanaman yang kuat bertambah kuat bertambah besar, kemudian tegak berdiri di atas pokoknya yang menjadikan penanamnya senang melihatnya agar Allah SWT menjadikan hati orang kafir jengkel (melihat kekuatan orang-orang mukmin)
  2. Perkembangan islam dan berkembang umatnya ibarat biji yang tumbuh berangsur-angsur dan akhirnya menjadi pohon besar yang rindang, berbuah lebat.
  3. Rasulullah yang mulanya FIGHTER (berjuang sendirian), kemudian bertambah terus jumlah yang masuk Islam sehingga menjadi umat yang besar mengungguli umat-umat yang lain
BACA JUGA  Wabup Tanah Datar Serahkan BLT kepada 159 KK Warga Nagari Salimpaung

Artikel Terkait : 

Facebook Comments

Google News