SuhaNews – Bertandang ke markas Jagiellonia, Polandia pada laga play-off UEFA Conference League, Jumat (20/2/2026) dini hari, Fiorentina pesta gol ke gawang tuan rumah melalui kemenangan telak 3-0.
Tiga gol La Viola dihasilkan melalui sundulan Luca Ranieri pada menit ke-53, tendangan bebas sensasional Rolando Mandragora menit ke-66 dan penalti Piccoli pada menit ke-81. Sementara tuan rumah gagal membalas dan harus mengakui keunggulan tim tamu.
Baca juga: UEFA Nations League: Tekuk Spanyol, Portugal Raih Gelar Juara
Absennya beberapa pemain utama La Viola tak menyurutkan keganasan Fiorentina di panggung Eropa. La Viola sukses menghancurkan tuan rumah Jagiellonia dengan skor telak 3-0 pada laga play-off UEFA Conference League ini.
Kemenangan tandang di Polandia ini bernilai sangat krusial bagi armada tamu. Hasil tersebut membuat satu kaki tim wakil Italia ini secara praktis sudah menapak kokoh di babak 16 besar.
Perjuangan mereka sebenarnya diawali dengan kondisi skuad yang jauh dari kata ideal. Sederet pilar utama seperti David De Gea, Moise Kean, hingga Dodo terpaksa menepi dari skuad akibat cedera.
Absennya nama-nama besar itu memaksa sang pelatih memutar otak untuk meracik formasi darurat. Luca Lezzerini bahkan harus turun mengawal gawang demi mencatatkan penampilan keduanya di kompetisi UEFA semenjak November 2016 silam.
Meski bertarung dengan kekuatan pincang, dominasi tim tamu justru tak terbendung di atas lapangan hijau. Pertunjukan kelas atas tersaji melalui gelontoran tiga gol tanpa balas yang sukses membungkam publik tuan rumah.
Kebuntuan yang Pecah Usai Turun Minum
Babak pertama berjalan cukup alot dengan sejumlah peluang mentah dari kedua kubu. Nicolò Fortini bahkan nyaris mencetak gol bunuh diri saat panik menghalau umpan silang mendatar Jesus Imaz dari sisi kanan.
Kubu Fiorentina sendiri sempat menebar ancaman serius lewat aksi Giovanni Fabbian jelang waktu istirahat. Sayangnya, tembakan setengah voli Fabbian dari jarak dekat masih sanggup dipatahkan secara gemilang oleh kiper Jagiellonia.
Kebuntuan panjang ini akhirnya benar-benar pecah saat laga memasuki menit ke-53 melalui sebuah skema mematikan. Umpan silang terukur Jacopo Fazzini disambut tandukan tajam Luca Ranieri dari sudut sempit untuk merobek jala tuan rumah.
Drama Papan Skor dan Balasan Sensasional
Tertinggal satu gol membuat Jagiellonia tersengat dan langsung menaikkan tempo serangan secara drastis. Mereka sempat bersorak kegirangan saat sontekan jarak dekat Bartlomiej Wdowik berhasil menggetarkan gawang Lezzerini.
Gemuruh suporter kandang terhenti seketika tatkala melihat wasit meniup peluit pelanggaran. Hakim garis ternyata sudah lebih dulu mengangkat bendera tanda offside sebelum gol penyama kedudukan itu tercipta.
Tak lama berselang, jantung pertahanan La Viola kembali diuji melalui tendangan bebas melengkung Wdowik. Bola bergulir deras tak terjangkau oleh rentangan tangan Lezzerini. Beruntung bagi skuad Fiorentina, si kulit bundar hanya memantul keras di tiang gawang.
Gagal menyamakan skor, Jagiellonia justru harus kembali memungut bola dari gawang sendiri pada menit ke-66. Eksekusi tendangan bebas sensasional Rolando Mandragora meluncur presisi ke sudut atas gawang lewat sepakan kaki kirinya.
Pukulan Pamungkas dari Titik Putih
Tekanan bertubi-tubi La Viola akhirnya benar-benar meruntuhkan sisa-sisa mental pertahanan wakil Polandia tersebut. Petaka pamungkas datang ketika Roberto Piccoli dijatuhkan secara kasar oleh Dawid Drachal di area terlarang.
Pelanggaran krusial itu terjadi tepat setelah manuver lincah Fazzini yang sukses mengelabui dua bek lawan dimentahkan secara paksa. Tanpa ampun, wasit langsung menunjuk titik putih untuk memberikan hadiah penalti bagi tim tamu.
Piccoli yang maju sendiri mengambil tanggung jawab sebagai algojo menuntaskan tugasnya dengan sangat dingin pada menit ke-81. Eksekusi sempurnanya mengunci kemenangan mutlak 3-0 bagi Fiorentina malam itu.
Hasil meyakinkan ini menjadi modal yang sangat mewah bagi La Viola untuk menatap pertandingan penentuan. Mereka kini hanya perlu bermain aman dan menjaga keunggulan agregat saat ganti menjamu Jagiellonia pada leg kedua tanggal 26 Februari mendatang.
Baca juga: UEFA Conference League: Tekuk Real Betis 4-1, Chelsea Juara
Sumber: Bola.net



Facebook Comments