Wagub Sumbar dan Bupati Solok Sambangi Korban Banjir

Bupati Solok, H. Gusmal pantau beberapa lokasi banjir

Solok, SuhaNews – Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Solok sepanjang, Selasa (18/2) bukan saja memacetkan lalu lintas dan merendam puluhan rumah, sekolah dan fasilitas umum, juga membawa korban jiwa.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dan Bupati Solok, H. Gusmal meninjau beberapa lokasi yang terkena dampak banjir. Wagub juga menyerahkan bantuan sebesar Rp125 juta untuk meringankan masyarakat yang terkena dampak banjir dan longsor.

“Cuaca ekstrim harus kita waspadai,” jelas Wagub Nasrul Abit  di Jorong Balai Pinang,

Nagari Muaro Paneh,  Kecamatan Bukit Sundi.

Pada saat apel siaga bencana belum lama ini, Bupati Solok mengingatkan bahwa bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Solok adalah banjor, longsor, dan angin puting beliung. Dalam sepekan terakhir, bencana itu datang silih berganti.

Belum sepekan usai Kecamatan Lembah Gumanti dan Hiliran Gumanti dilanda musibah banjir, longsor dan angin puting beliung. Sekarang bencana yang sama kembali terjadi.

“Kubung dan Bukit Sundi dilanda banjir, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi dilanda longsor,” jelas Gusmal di sela-sela peninjauan lokasi yang terkena banjir.

Wagub Sumbar Nasrul Abit serahkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Solok

Selain Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Bupati Solok H. Gusmal, juga terlihat ikut melakukan peninjauan Wakapolres Arosuka Harianto, Kepala |BPBD Armen AP, Camat Bukit Sundi Epyardi, Camat Kubung Ricky Carnova, Kabag Kesra, Kabid BPBD Khairul, dan Walinagari Muaro Paneh Feri Efendi.

Di Muaro Paneh, Bupati Gusmal mendatangi lokasi banjirJorong Balai Pinang. Di sini juga menyambangi rumah warga yang terdampak banjir. Di samping itu Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyerahkan bantuan.

“Bantuan ini sangat berharga bagi para korban,” jelas Gusmal.

Dari Muaro Paneh, Bupati Solok bersama rombongan juga melihat SD, SMP dan SMA yang dikepung banjir. Akibat banjir para siswa diliburkan karena ruang belajar terendam banjir, sementara untuk menuju lokasi sekolah air mencapai sepinggang orang dewasa. Wewe

Baca Juga:

 

Facebook Comments

loading...