Arosuka, SuhaNews – Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, kedisiplinan spiritual, serta penguatan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Bupati menyampaikan ajakan tersebut melalui kegiatan Kajian Rutin ASN, Jumat (06/02/2026), di Mushalla Al ‘Izzah, Arosuka, yang diikuti oleh ASN, PPPK, PPPK paruh waktu serta tenaga honor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
Baca juga: Dihadiri Wabup, 3 Ustadz Isi Tarhib Ramadhan BKMT Kab Solok di Islamic Center
“Surah Fathir ayat 29 menegaskan bahwa orang-orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an, mendirikan shalat, dan menginfakkan sebagian rezekinya, sejatinya tengah menjalankan “perniagaan” dengan Allah yang tidak akan pernah merugi,” jelas Candra.
Khusus bagi laki-laki, tambah Candra, mari kita upayakan selama Ramadhan tidak ada yang meninggalkan shalat berjamaah. Perbanyak membaca Al-Qur’an, tingkatkan ibadah, dan jadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan diri.
“Pemerintah Kabupaten Solok memberikan program umroh gratis bagi ASN yang menunjukkan komitmen ibadah terbaik selama Ramadhan. Tahun ini, ditargetkan dua orang penerima umroh gratis, masing-masing satu orang dari unsur pemerintah daerah dan satu orang dari KORPRI,” jelas Candra.
Program tersebut, jelas Wabup Candra, tidak hanya bersumber dari APBD, namun juga melalui dukungan berbagai pihak. Proses seleksi akan dilakukan secara objektif melalui verifikasi capaian ibadah, seperti jumlah khatam Al-Qur’an, konsistensi shalat berjamaah, serta kedisiplinan menjalankan amalan Ramadhan.
“Pemkab Solok akan menggandeng Dinas Kominfo untuk menyiapkan sistem atau aplikasi pendukung pelaporan ibadah,” ujar Candra.
“Kami minta Bagian Kesra beserta jajaran menyiapkan mekanisme pelaksanaannya agar program ini benar-benar menyentuh seluruh ASN, PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu, hingga tenaga honor,” tambah Candra.
Tausiyah agama disampaikan oleh Ustadz H. M. Saleh Zulfahmi, Lc., M.A, yang mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui penyempurnaan amalan fardhu, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji.
“Amalan sunnah tidak akan bernilai maksimal tanpa fondasi amalan wajib yang kuat. Surah Al-Ma’un ayat 4–5 menjelaskan ancaman bagi orang yang lalai dalam shalat, sebagai pengingat agar ibadah tidak sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi dilaksanakan dengan kesungguhan,” jelas Ustadz H. M. Saleh Zulfahmi.
Jika hari biasa kita masih lalai, maka di bulan Ramadhan kita harus bermujahadah, memaksa diri untuk disiplin beribadah. Kesungguhan itulah yang akan mengangkat derajat kita di sisi Allah. Wewe



Facebook Comments