Walikota Pariaman Launching Mulok Bahasa dan Sastra Minangkabau

walikota
Pariaman, SuhaNews – Walikota Pariaman Genius Umar melaunching Buku Muatan Lokal Bahasa Dan Sastra Minangkabau (BSM) untuk Pelajar Tingkat Sekolah Dasar (SD) Selasa (14/12) di Aula Balaikota Pariaman. 

Launching ini dihadiri Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, dan Komandan Lantamal II Padang beserta rombongan.

Baca juga: Genius Umar: Kurikulum BSM Penting Bagi Siswa

“Untuk wilayah Sumbar, hanya Kota Pariaman, daerah yang menetapkan BSM ini sebagai kurikulum muatan lokal,” ujar Walikota Genius Umar.

Hal ini telah tertuang dalam Peraturan Walikota Pariaman Tahun 2020 tentang Penerapan Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Minang sebagai muatan lokal wajib bagi SD dan SMP/MTS sederajat di Kota Pariaman.

Genius Umar mengatakan bahwa, Keputusan untuk membuat buku ini adalah dengan alasan, agar budaya kita ini tidak hilang tergerus oleh perubahan zaman, sehingga anak-anak didik kita, harus diajarkan muatan lokal ini, agar mereka selalu mengingat dan menggunakan bahasa dan budaya mereka.

“Kami pemerintah Kota Pariaman sangat serius dalam melestarikan budaya Minangkabau ini, terbukti dengan terjalinnya kerjasama antara Pemko dengan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas Padang dan UNP, untuk menyusun kurikulum mulok BSM sebagai mapel muatan lokal di Kota Pariaman, yang ditulis dan disusun oleh  17 orang guru Penulis BSM Pariaman Timur”, ungkapnya.

Menutup sambutannya Genius Umar mengucapkan terimakasih, dan memberikan apresiasi kepada guru-guru yang telah membuat dan menyusun buku muatan lokal BSM ini, dengan harapan adanya buku ini bisa membuat mereka kembali mengenal adat istiadat Minangkabau.

Buku Muatan Lokal BSM tersebut berisikan tentang permainan anak nagari, seperti permainan layang-layang, gasiang, cabur, samba lakon, patok lele, badie batuang, gundu, dan lainnya, sehingga anak-anak kita dapat mengenal macam-macam permainan tradisional minangkabau. Selain itu juga berisikan tentang bagaimana cara kita bertegur sapa sesuai kato nan ampek (kato malereang, kato mandaki, kato mandata dan kato manurun). (*)

BACA JUGA  Dilanda Angin Puting Beliung, Genius Umar Distribusikan Bantuan

Baca juga: Disdikpora Kota Pariaman Akan Terapkan Kurikulum Siaga Bencana di SD-SMP

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBupati Agam, Andri Warman Buka Mukerda DPD LPM
Artikel berikutnyaKabupaten Solok Menjadi Daerah Prioritas Penanganan Kasus Stunting