10 Pimpinan Pondok Pesantren Bertemu Wabup Pasaman

10 Pimpinan Pondok Pesantren Bertemu Wabup Pasaman
Pasaman, SuhaNews—Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman Gusman Piliang, Pelaksana Tugas Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Sulpan Amri bersama 10 Pimpinan Pondok Pesantren se Pasaman melakukan temu ramah dan bersilaturrahim dengan Wakil Bupati (Wabup) Pasaman Sabar.AS di ruang kerjanya Senin (18/10).

Dalam pertemuan perdana tersebut, Gusman Piliang menyampaikan kepada Wabup Pasaman tentang pelaksanaan upacara Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2021 bertempat di halaman Kankemenag Pasaman. Sekaligus menyerahkan sambutan Menteri Agama RI.

Di sisi lain, ia menginformasikan data ada sebanyak 10 lembaga pondok pesantren di ranah Pasaman ini, tiga diantaranya berkategori salafiyah dan selebihnya khalafiyah artinya tidak hanya pesantren juga ada MTs dan MA semisal di Yayasan Simatorkis Padang Gelugur.

Juga, pejabat yang pernah menjabat sebagai Kepala KUA di Panti itu menyampaikan adanya peranan Pemerintah Daerah untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas sarana prasarana pendidikan pesantren yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren.

Lanjutnya, insan pesantren sangat mendambakan memiliki lembaga pendidikan yang bermutu guna melahirkan generasi yang berpotensi di masa mendatang, namun masih terhambat dengan pendanaan yang dianggap sangat penting sebagai penunjang kelestarian lembaga pendidikan tersebut.
Menurutnya, terbitnya Perpres tersebut tentu menjadi angin segar bagi dunia pesantren untuk bersemangat memajukannya khususnya di ranah Pasaman.

Seperti yang disampaikan Nawawi pimpinan pesantren Yapa kombang Baru juga syekh Harmaini pimpinan pesantren Darussalam Tsalis masih ditemui kekurangan yang dianggap penting perlu dibantu dengan anggaran yang bisa diberikan oleh Pemerintah Daerah Pasaman.

“Di Darussalam Tsalis, para santri terpaksa harus ikhlas dalam pemakaian air untuk mandi karena keterbatasan, terkadang mereka ada rela untuk tidak mandi satu hari”,terang Harmaini kepada Sabar.AS.

BACA JUGA  Ucapan Selamat Hari Anak Nasional 2021 dari Wabup Tanah Datar

Begitu pula disampaikan pimpinan pondok pesantren lainnya yang sangat membutuhkan suntikan dana rehab dan pembangunan sarana yang masih minim dimiliki seperti di PP MIS Cubadak Dua Koto.

Semua unek-unek yang menggambarkan kondisi ril pesantren di ranah Pasaman saat ini, Sabar menanggapi dengan serius dan menyatakan Pemkab selalu berupaya melakukan peningkatan-peningkatan khususnya di bidang pendidikan madrasah, sekolah juga pesantren.

Dikatakan Sabar, ini sesuai dengan visi misi Pemerintah Pasaman yang dipimpinnya bersama Bupati Benny Utama, punya program-program menyentuh untuk mewujudkan daerah dan masyarakat yang lebih baik dan bermartabat.Yusuf | Pasaman

Berita Terkait :

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaWako dan Wawako Solok Tinjau Gebyar Vaksinasi di Klinik Tumbang
Artikel berikutnyaWawako Solok: Ada Program Beasiswa ke Timur Tengah