14 Pegawai RSUD Sawahlunto Dikarantina Usai Kontak Dengan Pasien Covid-19

SuhaNews. Usai kontak langsung dengan pasien yang positif terinfeksi Covid-19 berdasarkan Rapid Test, 14 orang pegawai RSUD Sawahlunto menjalani karantina.

Dikutip dari Langgam.Id, karantina ini dilakukan sebagai upaya mengantiasi penyebaran Covid-19. ke 14 pegawai ini menjalani karantina di Balai Karantina Tambang Bawah Tanah, Kota Sawahlunto sejak Selasa (14/4).

Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta mengatakan, petugas tersebut terdiri dari dokter, dokter spesialis, perawat dan cleaning servis petugas keamanan rumah sakit. Mereka diduga terjangkit setelah melayani seorang warga asal Padang Sibusuk, Kabupaten Sijunjung yang datang ke RSUD Sawahlunto.

sawahlunto
Walikota Sawahlunto Deri Asta

“Pasien tersebut berobat ke rumah sakit, kemudian dilakukan rapid tes oleh petugas IGD, berdasarkan hasil rapid test pasien tersebut dinyatakan positif,” ujarnya saat jumpa pers yang diselenggarakan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar bersama awak media, Kamis (16/4).

Walaupun hasil rapid tes tidak seratus persen akurat, pihaknya tetap mengkarantina untuk mencegah kemungkinan buruk. Pasien tersebut telah dilakukan tes kembali melalui uji sampel di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) di Padang.

Hingga saat ini, kata Deri, pihaknya masih menunggu hasil tes tersebut, yang diperkirakan keluar besok, Jumat (17/4). Sementara, pasien tersebut saat ini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Ahmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi.

“Kalau hasilnya negatif, maka yang 14 orang itu kita silahkan lagi bekerja, kalau tidak, tentu kita lanjutkan isolasi sampai 14 hari,” katanya

editor : Zulkifli sumber : Langgam.id

Baca Juga :

Facebook Comments

BACA JUGA  Videotron Depan PDAM Padang Panjang Penuh Sesak Dipadati Ribuan Warga Dukung Timnas Indonesia

Google News