21 Rumah Terdampak Banjir di Koto Sani

SuhaNews | Curah hujan yang tinggi sejak Minggu hingga Senin (9/3) menyebabkan sungai Batang ImangĀ  meluap dan menyebabkan 21 rumah terdampak banjir di nagari Koto Sani kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok segera melakukan pemantauan, assessment lapangan, serta memberikan bantuan pertolongan dan evakuasi kepada masyarakat terdampak di Jorong Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, tepatnya di kawasan Batang Imang pada subuh hari ini,” ujar Khairul, S.Sos, kepala BPBD Kabupaten Solok.

Disampaikannya, Berdasarkan hasil pendataan sementara di lapangan, sebanyak 21 rumah / Kepala Keluarga (KK) terdampak dan terendam banjir.

Saat ini tim BPBD Kabupaten Solok terus melakukan pemantauan perkembangan kondisi di lapangan. Kita berharap curah hujan di kawasan hulu dapat segera mereda, sehingga tidak menimbulkan potensi banjir susulan maupun banjir bandang di kawasan tersebut maupun di beberapa wilayah lain di Kabupaten Solok.

BPBD Kabupaten Solok juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan langkah-langkah mitigasi, yakni memantau kondisi cuaca dan perkembangan debit sungai di sekitar pemukiman, mengamankan barang-barang penting dan dokumen berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Kemudian, membersihkan saluran drainase di sekitar rumah agar aliran air tidak tersumbat, menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai saat hujan deras.

“Segera melaporkan kepada pemerintah nagari atau petugas BPBD apabila terjadi peningkatan debit air atau tanda-tanda bencana. Apabila kondisi air terus meningkat, masyarakat diharapkan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ajak Khairul.

BPBD Kabupaten Solok akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan unsur terkait untuk memastikan keselamatan masyarakat.

Selain di Koto Sani, beberap lokasi lainnya yang terdampak banjir adalah Koto Baru dan Salayo terdampak dari luapan Batang Cupak, Batang Sumani dan Batang Gawan. Sementara di Gantung Ciri terjadi longsor yang memutus akses menuju nagari Cupak.Ā (*|Moentjak)

Berita Terkait :Ā 
BACA JUGA  Hari Kedua Pencarian, Nenek Kandak Ati Masih Belum Ditemukan

Facebook Comments

Google News