30 Guru MI di Kabupaten Pasaman Ikuti PDWK

Pasaman, SuhaNews — Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman Gusman Piliang apungkan materi moderasi beragama sekaitan dnegan pembangunan nasional. Pada momen Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) pembelajaran guru tematik MI se Kabupaten Pasaman Senin (13/2) di aula kantor, Gusman Piliang menjabarkan moderasi beragama merupakan salah satu program yang dipandang penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024.

Ringkasnya, Kemenag masih perlu memberikan pemahaman moderasi beragama kepada umat, termasuk melalui tenaga pendidik MI. Diharapkan, bisa memberikan pembelajaran moderasi beragama kepada peserta didik.

Apalagi, Gusman mengatakan dalam Renstra Kemenag tahun 2020-2024, moderasi beragama dijadikan salah satu sasaran strategis pembangunan bidang agama yang perlu ditingkatkan.

Lanjut Gusman, Kemanag memfasilitasi modul moderasi beragama serta menjadikan misi moderasi beragama di setiap aktifitas kegiatan madrasah. Peran strategis ini, tertuang dalam kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7272 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Moderasi Beragama Pada Pendidikan Islam.

Dan lagi, melalalui KMA nomor 183 dan 184, Kemenag mendorong madrasah untuk melakukan beberapa langkah penguatan siswa melalui tenaga pendidik.

Gusman Piliang mengatakan, guru harus mengetahui ada tiga hal penting yang harus disampaikan kepada peserta didik yaitu pentingnya pendidikan anti korupsi, pendidikan moderasi beragama dan pendidikan karakter.

PDWK dikuti 30 peserta dari MI se Pasaman dan dibuka resmi oleh Kepala kantor berlangsung dari tanggal 13 – 18 Februari 2023.

Ia meminta, kesempatan diklat ini perlu dimaksimalkan untuk meningkatkan SDM guru itu sendiri, akan berpengaruh positif terhadap kemajuan pendidikan tingkat ibtidaiyah. Yusuf

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Pesona Keindahan Air Terjun Manyuruak Pasaman

Google News