45 Wasit Atletik Ikuti Penataran di Bukittinggi

Bukittinggi, SuhaNews. 45 orang wasit juri mengikuti penataran petugas teknis lomba atletik tingkat dasar nasional di Hotel Mersi Bukittinggi. Penataran dibuka langsung Walikota Bukittinggi pada Selasa (17/12).

Panitia Pelaksana Ridwan mengatakan penataran ini bertujuan  untuk menciptakan petugas teknik bersertifikat nasional dan dapat berkontribusi untuk ivent nasional.

Penataran memiliki ruang lingkup tingkat nasional dengan peserta 45 calon petugas teknik tingkat Sumbar dengan satu orang dari Makassar.

Dengan mengikuti penataran, diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi serta memiliki sertifikat legal yang bisa dipergunakan mengikuti ivent nasional dan internasional.

Ketua KONI Kota Bukittinggi Dhipa Arkendi mengatakan KONI sangat mengapresiasi dilaksanakan penataran ini. Karena Wasit juri merupakan pihak yang terlibat penuh dalam ivent sehingga perlu memiliki kemampuan yang mumpuni.

Menurutnya kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas wasit juri di Bukittinggi.

KONI mengharapkan selesai pelatihan ini, wasit dapat menerapkan ilmu dan meneruskan pelatihan ke tingkat yabg lebih tinggi. Serap dan timba ilmu sebanyak-banyaknya dari narasumber dan panitia.

Sekretaris Pemprov PASI Emimum mengucapkan terima kasih kepada Pemko Bukittinggi yang telah memberikan fasilitas sehingga penataran berjalan. Emimun berharap penataran bisa berlanjut pada tingkat lebih tinggi nasional dan internasional.

Harapan dari insan olahraga terutama pengurus PASI, agar seluruh pemerintahan baik kota Bukittinggi maupun kab kota se Sumbar memberikan kontribusi yang sama kepada insan olah raga. Terutama kegiatan yang sifatnya membangun Sumber Daya Manusia insan olah raga dan perwasitan agar lebih berkembang, punya kompetensi dan berkualitas.

Apa yang kita inginkan beberapa tahun lalu akhirnya bisa terealisasi pada hari ini.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan yang sangt positif. Kunci sebuah kegiatan olah raga ada pada wasit. Tanpa wasit kegiatan tidak bisa berjalan. Seorang wasit harus berjiwa olahraga, yaitu sportifitas, adil dan jujur.

Ramlan berharap jiwa sportifitas, jujur, adil dan tegas harus ada dalam diri wasit. Ia bersyukur sudah ada pelatihan tingkat dasar nasional yang dilaaksanakan si Bukittinggi. Ia pun beeharap bisa  dilanjutkan ke tingkat madya dan utama nantinya.

Ramlan berharap olahraga dapat lebih ditingkatkan oleh masyarakat, apalagi pengaruh gatget kepada generasi muda sangat menganggu saat ini. Diharapkan masing-masing kelurahan dapat menyediakan lokasi untuk area olahraga di lingkungannya. Tanamkan sportifitas kepada anak sebagai generasi penerus.

Narasumber penataran berasal dari Instruktur petugas Pemprov PASI Sumbar. Penataran berlangsung pagi sampai malam selama empat hari 16-19 Desember 2019. Anggaran biaya dari  bantuan Kementrian Pemuda dan Olahraga dan kontribusi peserta.

reporter : Yal  editor : Moentjak

 

Facebook Comments

loading...