Positif Covid-19 Sudah 319, Terbaru Anak 6 Tahun dan Pasutri

296
positif
SuhaNews. Pada Selasa (12/5) pukul 10.00 WIB masih 313 jumlah kasus positif Covid-19 di Sumbar. Namun siangnya pada pengumuman pukul 15.00 jumlahnya meningkat lagi menjadi 319.

Kepala Biro Humas Setda Prov Sumbar, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan, hingga Selasa sore (12/5/2020) pukul 15.00 WIB, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, melaporkan total 319 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19.

positif
Kabiro Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal

“Terjadi penambahan 20 orang lagi. Sembuh bertambah 3 orang, sehingga total sembuh 70 orang dan meninggal bertambah 1 orang lagi sehinga total meninggal 18 orang,” sebut Jasman.

Sampai pukul 09.00 WIB tadi, masih 14 orang terkonfirmasi warga Sumbar positif terinfeksi covid-19. Namun pada pukul 13.30 WIB, ada tambahan 6 orang lagi, sehingga hari ini terjadi penambahan pasien positif terinfeksi covid-19 total 20 orang, yaitu dari Kota Padang 12 orang, Kab. Tanah Datar 2 orang, Kab. Solok Selatan 2 orang, Kab. Dharmasraya 1 orang, Kota Bukittinggi 2 orang dan dari Kab. Pesisir Selatan 1 orang.

Berita Terkait :

Rinciannya sebagai berikut:

Kota Padang

1. Anak-anak 6 tahun, warga Aur Duri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

2. Pria 14 tahun, warga Anak Air, pelajar, terinfeksi pada saat bekerja, penanganan isolasi mandiri.

3. Pelajar 15 tahun, warga Balai Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

4. Pria 15 tahun, warga Siteba, pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

5. Wanita 42 tahun, warga Siteba, pegawai swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

6. Wanita 53 tahun, warga Berok Siteba, pegawai Kodim, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

7. Wanita 29 tahun, warga Puruih Kabun, pekerjaan Dokter, diduga terinfeksi dari rumah sakit, penanganan isolasi mandiri.

8. Wanita 55 tahun, pekerjaan Polri, penanganan isolasi mandiri.

9. Seorang pria dengan penanganan isolasi mandiri.

10. Wanita 38 tahun, warga Pasa Ambacang, status Ibu Rumah Tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang.

11. Pria 65 tahun, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi (pedagang pasar raya), penanganan isolasi mandiri.

12. Pria 42 tahun, warga Dadok Tunggua Hitam, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi (pedagang pasar raya), penanganan isolasi mandiri.

Kabupaten Tanah Datar

1. Wanita 16 tahun, warga Simpuruik Sungai Tarab, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan keluarga yang pulang dari Bukittinggi, penanganan dirawat di RSUD Dr. M. Djamil.

2. Wanita 43tahun, warga Batipuah, pekerjaan Analis Kesehatan, terinfeksi karena sebagai petugas swab di RSUD Padang Panjang, penanganan dirawat di RSUD Padang Panjang.

Kabupaten Solok Selatan

1. Pria 58 tahun, warga Nagari Pakan Rabaa Tangah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena pulang dari Padang, penanganan isolasi mandiri.

2. Pria 20 tahun, warga Pakan Rabaa Tangah, status mahasiswa, terinfeksi karena pulang dari Padang, penanganan isolasi mandiri.

Kabupaten Dharmasraya

1. Wanita 36 tahun, warga Jorong Sungai Lukuik Nagari Koto Baru, status Ibu Rumah Tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

Kota Bukittinggi

1. Pria 50 tahun, warga Mandiangin, pekerjaan petugas Damkar, terinfeksi karena pulang dari Pekanbaru 1 bulan yang lalu, penanganan dirawat di RSUD Dr. Achmad Mochtar.

2. Wanita 48 tahun, warga Mandiangin, pekerjaan Kader Posyandu, terinfeksi karena kontak dengan suami yang pulang dari Pekanbaru, penanganan dirawat di RSUD Dr. Achmad Mochtar.

Kabupaten Pesisir Selatan

1. Wanita 77 tahun, warga Salido, tidak bekerja, diduga terinfeksi dari rumah sakit, penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Pasien sembuh sebanyak 3 orang dengan rincian:

1. Pria 31 tahun, warga Bukittinggi, pekerjaan Polri, pasien RS Unand.

2. Wanita 71 tahun, warga Puruih Kabun, pekerjaan Wiraswasta, pasien RSUD Dr. M. Djamil Padang.

3. Pria 79 tahun, warga Puruih Kabun, pekerjaan Wiraswasta, pasien RSUD Dr. M. Djamil Padang.

Pasien meninggal dengan rincian:

1. Pria 52 tahun, warga Lubuak Minturun, pekerjaan Wiraswasta, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Selasa 12 Mei 2020 adalah 319 orang, dengan rincian 136 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi daerah 48 orang, Bapelkes 14 orang dan di BPSDM 33 orang, meninggal dunia 18 orang dan sembuh 70 orang.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar yang datanya kami himpun dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas kabupaten kota se Sumatera Barat, Selasa 12 Mei 2020 pukul 15.00 WIB.

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.791 orang.

Proses pemantauan 251 orang, dengan rincian karantina Pemda 58 orang dan 193 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 8.540 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 616 orang.

Dari 616 PDP tersebut, 69 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 547 orang.

“Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik covid-19 segera berakhir. Aamiin,” sebutnya.

editor dan grafis : Lim sumber : BeritaMinang.com

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...