761 KK di Gantung Ciri Terima Beras dari Pemda

gantung
Arosuka, SuhaNews. Sebanyak 761 Kepala Keluarga (KK) di nagari Gantung Ciri kec. Kubung menerima bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten Solok. Bantuan ini diberikan pada masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Bupati Solok H. Gusmal dengan didampingi oleh ketua PMI Kab. Solok Ny. Desnadefi, Kepala Dinas BKD Editiawarman, Staf Ahli Mulyadi Marcos, dan Forkopimcam Kubung mengantarkan langsung beras ini ke Gantung Ciri.

Kedatangan Bupati dan rombongan untuk penyerahan secara simbolis diterima oleh Wali Nagari gantung Ciri Drs. Hendriyuda bersama Ketua KAN dan tokoh masyarakat. Ikut menghadiri acara ini Anggota DPRD kab. Solok Dendi, S,Ag.

Baca Juga : Wali Nagari Koto Baru Antarkan Beras Bantuan ke Rumah Warga

Dalam sambutannya Wali Nagari Gantung Ciri, Hendri Yuda menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kab. Solok yang telah memberikan bantuan beras sebanyak 761 KK kepada masyarakat Gantung Ciri selama PSBB diberlakukan bagi yang terdampak oleh Covid 19.

Ia menyebutkan, pendistribusian beras tersebut juga kita dampingi serta kita antarkan langsung ke warga yang terdampak Covid 19 atau selama PSBB. Warga yang terdampak diantaranya tukang ojek, sopir angkutan, ustad dan buruh harian.

Disampaikan juga, nagari Gantuing Ciri, telah melaksanakan himbauan dan instruksi Bupati Solok tentang prinsip PSBB dalam rangka memutus mata rantai Covid 19.

Selain itu Wali Nagari telah mendirikan Posko Chek Point disetiap pintu masuk jalan menuju Gantung ciri. Setiap yang masuk atau melalui posko tersebut akan kita stop dan kita tanya dan kita anjurkan untuk mencuci tangan sesuai protokol kesehatan.

Bupati Solok dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi pada nagari Gantung Ciri yang telah menjalankan instruksi dan himbauan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bupati juga berharap, pendistribusian beras harus tepat sasaran pada warga yang betul-betul terdampak Covid 19 atau selama PSBB berlaku. Dengan harapan bantuan sosial ini tidak akan tumpang tindih sehingga akan lebih tepat sasaran.

gantung

“Butuh sinergi untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Sinergi pemerintah pusat, daerah dan nagari, juga yang mampu membantu yang kesulitan ekonomi,” sebut H. Gusmal

Untuk itu Bupati meminta masyarakat mentaati peraturan pemerintah dan protokol kesehatan, salah satunya jika mendapati warga yang baru pulang dari perantauan, segera laporkan hal tersebut ke wali nagari atau wali jorong untuk mendapatkan penanganan dan arahanan. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai penularan Covid-19. Moentjak

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...