Wali Nagari Koto Baru Antarkan Beras Bantuan ke Rumah Warga

442
wali
Koto Baru, SuhaNews. Wali nagari Koto Baru kec. Kubung Kab. Solok, Afrizal Khaidir mengantarkan beras bantuan dari pemerintah Kabupaten Solok untuk masyarakat terdampak Covid-19. Total 21,4 Ton beras yang disalurkan.

wali

Bersama jajaran dan Babinsa nagari, Afrizal mengantarkan langsung beras yang sudah dikemas 10 Kg untuk 2.141 KK di delapan jorong yang dalam nagari Koto Baru, mulai Senin (11/5).

“Warga penerima bantuan cukup menunggu dirumah, nanti aparat nagari yang akan mengantarkan,” ujar Afrizal kepada SuhaNews.

Baca Juga : Seluruh Jorong di Koto Baru Disemprot Disinfektan

Disebutkannya, aparat nagari mengantarkan beras secara langsung ke rumah warga untuk mematuhi protokol Covid-19, salah satunya menghindari kerumunan. Selain menyerahkan beras, aparat juga menyampaikan tentang aturan PSBB dan protokol Covid-19.

“Ini baru bantuan yang dari Pemerintah Kab. Solok yang kita serahkan, untuk bantuan dari Kemensos dan Pemprov masih ditunggu,” ulasnya.

Afrizal juga menyampaikan bahwa waga nagari Koto Baru yang akan menerima bantuan dari Pemprov Sumbar nantinya sebanyak 376 KK. Bantuan dari Kementerian Sosial sebanyak 1.049 KK.

Sementara Bupati Solok H. Gusmal saat penyerahan beras bantuan ini di kantor Wali Nagari menyampaikan, bahwa bantuan ini sebagai tindak lanjut program pemerintah pusat dan provinsi dan kabupaten Solok guna  membantu masyarakat yang terkena dampak covid 19.

” Bantuan ini untuk tahap pertama 10 kg/KK  dan untuk tahap kedua akan kita bagikan sebelum lebaran nanti,” sebut Bupati.

Dijelaskannya, yang di bantu itu adalah masyarakat yang betul-betul terdampak Covid 19, seperti tukang ojek, ustad dan buruh harian. Ketentuan ini perlu dipahami juga oleh masyarakat, karena tidak semua bisa dikategorikan terdampak Covid-19.

Bupati berharap, bantuan beras ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan beras bantuan ini adalah berkuakitas premium yang sangat baik.

”Kita sudah melakukan pengecekan langsung ke gudang Dolog di Koto Baru sebelum dibagikan,” tegas Gusmal.

Gusmal menampik  informasi yang beredar di masyarakat,  bahwa beras ini berkualitas buruk. Wali nagari diminta supaya menyampaikan juga hal ini kepada masyarakat.

Gusmal juga menyampaikan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), diperpanjang sampai tanggal 29 Mei 2020. Pihaknya kembali

Tak lupa Bupati juga menghimbau untuk mematuhi PSBB tersebut, dengan tetap dirumah dan apabila memang harus keluar untuk keperluan mendesak harus pake masker.

Menutup sambutannya Bupati juga meminta peran Tungku Tigo Sajarangan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kab. Solok

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...