91 Kandidat Perebutkan 7 Kursi BPN Sulit Air

91 Kandidat Perebutkan 7 Kursi BPN Sulit Air
Sulit Air, Suhanews – Sebanyak 91 orang akan bertarung memperebutkan kursi BPN (Badan Perwakilan Nagari) Sulit Air yang telah masa aktifnya di tahun 2020, namun dikarenakan masa kondisi covid-19, maka masa jabatannya di perpanjang atas waktu yang di tentukan, hal itu tertuang di dalam peraturan dalam negeri, ujar A.H. Yandra Sadra, S.Pd (mantan BPN Sulit Air)

Berdasarkan Jumlah Anggota BPN untuk sekarang Mengacu UU Desa No. 6  tahun 2014, berdasarkan jumlah Penduduk dan Keterwakilan Wilayah ;
1. Jumlah Penduduk di bawah  5.000 orang, maka jumlah untuk anggota BPN sebanyak 5 orang
2. Jumlah penduduk lebih 5.000 – 10.000 orang, maka jumlah untuk anggota BPN sebanyak 7 orang.
3. Jumlah Penduduk di atas 10.000 oranf, maka jumlah untuk BPN sebanyak 9 orang

Sementara Untuk nagari Sulit Air, memiliki Jumlah Penduduk +_ 7.000 orang,  maka di dapatkanlah untuk anggota BPN yang akan menjabat sebanyak 7 orang.

Untuk mengisi jabatan tersebut, maka nagari sulit air yang memiliki 13 Jorong akan mengajukan kandidat untuk mau bertarung, pertarungan untuk mengisi jabatan dan juga memiliki wakil dari jorong.

Adapun kursi yang akan di isi nantinya di BPN (Badan Perwakilan Nagari) Sulit Air, Semuanya itu tergabung dari Perwakilan dari unsur Ulama  1 orang, Perwakilan dari unsur Pemuda 1 orang,
Perwakilan dari unsur Perempuan / Bundo Kandung 1 orang, Perwakilan dari unsur Cadiak Pandai 2 orang, dan Perwakilan dari unsur Niniak Mamak, 2 orang, merekalah nanti sebagai perwakilan atau perpanjangan suara ke pemerintahan.

Nantinya masing-masing perwakilan akan memilih 1 orang PAW (Pengantian atas Waktu), dengan tujuan apabila nanti anggota BPN jika ada kendala selama menjabat, ujar A.H Yandra Sandra.

Sedangkan syarat untuk bisa ikut sebagai kandidat, maka ada syarat-syarat yang harus di penuhi, yaitu usia minimal 22 tahun, pendidikan minimal tamatan SLTA sederajat, berdomisili dan beralamat di jorong yang menyusung, kandidat pengusung tidak ada keterkaitan dengan pemerintahan nagari (suami / istri bekerja di pemerintahan nagari), tidak sebagai PNS, tidak bekerja sebagai tenga Kontrak/K2 pada pemerintahan, tidak bekerja sebagai tenaga kontrak/honor di instansi swasta, hal ini  di sampikan ketua panitia Erwin Saman. Hendrik | Moentjak

BACA JUGA  125 Anak Yatim Terima Bantuan dari UPZ Nagari Sulit Air

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaMenteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Resmikan Panggung Seni Muaro Bantiang
Artikel berikutnyaPeduli Bencana Semeru, Satprakoja MAN 1 Solok Turun ke Jalan